Pelanggan Sate Padang Rojo Roxy, Jalan Biak Roxy, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat. (Sumber: Poskota/Heri Effendi)

JAKARTA RAYA

Taburan Kuah dan Bawang Melimpah, Sate Padang Rajo Roxy Siap Manjakan Lidah

Minggu 03 Mei 2026, 12:47 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Taburan kuah sate dengan olahan dari 18 macam rempah dan bawang goreng membuat Sate Padang Rajo Roxy menggugah selera.

Tidak sekedar puas dan kenyang, kuliner ini menawarkan cita rasa legendaris. Makanan khas Sumatera Barat itu telah berdiri sejak 1979.

Berlokasi di jalan Biak Roxy, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, Sate Padang Rajo Roxy ini berdiri dengan gerobak bertenda.

Saat disambangi redaksi Poskota, kepulan asap panggangan sate membuat perut keroncongan. Satu porsi dengan isi sepuluh tusuk sate dan ketupat dihargai Rp30 ribu.

Baca Juga: Semarak Lebaran Betawi 2026, Warga Padati Lapangan Banteng Nikmati Budaya dan Kuliner Tradisional

Pengelola Sate Padang Rajo Roxy, Heri menjelaskan, nama usahanya itu diambil dari gabungan sang ayah dan daerah. Rojo adalah nama ayah, sedangkan Roxy diambil dari lokasi berjualan.

"Nama Sate Padang Rajo Roxy itu memiliki makna tersendiri. Kata Rajo itu diambil dari nama bapak saya Rayo. Tulisannya menggunakan ejaan lama. Pelanggan panggil bapak saya uda Rayo. Kini bapak saya telah meninggal pada Ramadan 1447 Hijriyah," kata Heri.

Rahasia kelezatan sate tersebut terletak pada tiga macam, yakni olahan sate, kuah, dan bawang. Satenya diambil dari daging, lidah dan jantung sapi.

"Untuk kuahnya diolah dari berbagai macam rempah-rempah asal minang. Total rempahannya sebanyak 18 macam. Setiap rempah takarannya berbeda dan disatukan menjadi satu," ucapnya.

Baca Juga: 5 Kuliner Bandung Paling Dicari Saat Libur Lebaran 2026, Sudah Coba yang Mana?

Setiap hari, Sate Padang Rojo Roxy bisa menghabiskan 500 tusuk. Pengunjung bisa merasakan nikmatnya makanan tersebut setiap hari pukul 16.00-23.00 WIB.

"Untuk bawangnya yang kita miliki diolah sendiri dan itu bawang asli tidak ada campuran. Pelanggan suka dengan bawang kita dan minta ditaburkan lebih banyak," tuturnya menambahkan.

Sate Padang Rajo Roxy memiliki pelanggan dari berbagai daerah dan latar belakang. Adi, 50 tahun, sudah merasakan lezatnya daging sate tersebut sejak muda.

"Rasanya yang enak banget itu membuat orang tua saya selalu makan disini. Sekarang saya sudah punya anak dan saya bawa kesini juga merasa enak makannya. Istri dan anak-anak saya suka makan disini," ujar warga Tomang, Jakarta Barat itu.

Selain Adi, Lisa, 45 tahun, warga Sunter, Jakarta Utara, merupakan pelanggan tetap Sate Padang Rajo Roxy. Lisa datang juga bersama keluarganya.

Lisa mengungkapkan awal mulanya makan sate diajak temannya. Karena merasa enak, ia sering kembali untuk makan.

Baca Juga: Lautan Manusia dan Aroma Takjil, Benhil Jadi Magnet Kuliner Ramadhan di Jakarta

"Diajak teman awalnya, hingga sekarang saya punya anak. Anak saya doyan banget Satenya. Anak saya bisa sampai nambah berkali-kali. Saya juga ajak teman dan keluarga besar saya untuk makan disini. Kita datang pakai 3 mobil," pungkasnya.

Tags:
kuliner JakartaJakarta PusatSate Padang Rojo RoxySate Padang

Heri Effendi

Reporter

Febrian Hafizh Muchtamar

Editor