Ribuan massa buruh peringati May Day di kawasan Monas, Jakarta Pusat, masih bertahan, Jumat, 1 Mei 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

JAKARTA RAYA

Peringatan May Day 2026 di Monas, Buruh Tolak Upah Murah hingga Desak Penghapusan Outsourcing

Jumat 01 Mei 2026, 15:03 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Ribuan buruh yang mengikuti peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, masih bertahan hingga Jumat, 1 Mei 2026. Sebagian massa tampak menunggu kendaraan untuk kembali ke daerah asal masing-masing usai mengikuti rangkaian aksi.

Berdasarkan pantauan di lokasi setelah salat Jumat, para buruh datang dari berbagai daerah dengan menggunakan bus sejak pagi hari. Mereka menggelar aksi unjuk rasa dan menyampaikan aspirasi melalui orasi dalam peringatan May Day 2026.

Salah satu peserta aksi, Dani buruh pabrik asal Tangerang, mengaku telah berada di kawasan Monas sejak pagi bersama rombongannya. Ia turut menyuarakan tuntutan terkait kondisi kesejahteraan buruh yang dinilai masih jauh dari harapan.

Menurut Dani, persoalan upah murah masih menjadi isu utama yang dirasakan pekerja. Ia mengaku hingga kini masih menerima gaji di bawah Upah Minimum Regional (UMR).

Baca Juga: 28 Ribu Buruh Bogor Berangkat Peringati May Day 2026 di Jakarta

“Saya menolak upah murah. Pekerjaan buruh itu punya risiko besar, tapi kesejahteraannya belum sesuai,” ujar Dani di lokasi.

Dani yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) berharap pemerintah tidak hanya mendengar aspirasi, tetapi juga segera mengambil langkah konkret melalui kebijakan yang berpihak kepada buruh.

“Harapannya Presiden bisa menampung dan mengimplementasikan aspirasi kami,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Aisyah, buruh asal Jakarta Barat, yang turut hadir bersama suaminya. Ia mengaku rutin mengikuti aksi May Day setiap tahun sebagai bentuk perjuangan hak pekerja.

“Kami hanya ingin kesejahteraan dan kepastian sebagai pekerja,” kata Aisyah.

Baca Juga: Peringati May Day 2026, Belasan Ribu Buruh Tangerang Bawa Tuntutan ke Monas

11 Tuntutan Buruh dalam Aksi May Day 2026

Dalam aksi tersebut, massa buruh yang tergabung dalam KSPI menyampaikan 11 tuntutan utama kepada Presiden RI, Prabowo Subianto.

Presiden KSPI, Said Iqbal, menyebutkan bahwa sejumlah isu krusial dibawa dalam momentum peringatan Hari Buruh tahun ini.

Berikut daftar tuntutan buruh, antara lain:

Baca Juga: Di Mana Saja Titik Lokasi Aksi May Day Hari Ini di Jakarta? Cek Ruas Jalan Rawan Macet

Menurut Said Iqbal, tuntutan tersebut merupakan akumulasi dari berbagai persoalan yang telah lama dihadapi buruh di Indonesia dan diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah.

Peringatan May Day 2026 di Monas kembali menjadi momentum bagi para pekerja untuk menyuarakan hak-hak mereka, mulai dari isu upah layak hingga kepastian kerja.

Selain sebagai ajang solidaritas, aksi ini juga menegaskan bahwa persoalan ketenagakerjaan masih menjadi perhatian utama yang membutuhkan solusi konkret dari pemerintah dan pemangku kebijakan.

Tags:
Prabowo SubiantoMonasMonumen NasionalMay Day 2026Hari Buruh Internasionalburuh

Pandi Ramedhan

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor