JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI meluncurkan program Baznas Microfinance Majelis Taklim (BMMT) bersama Muslimat NU, Aisyiyah, dan Fatayat di kantor Baznas RI, Manggis, Matraman, Jakarta Timur, Kamis, 30 April 2026.
Wakil Ketua Baznas, Zainut Tauhid Sa'adi menyampaikan, program ini bertujuan memperkuat ketahanan ekonomi umat melalui tangan-tangan kreatif perempuan di majelis taklim.
"Alhamdulillah, hari ini BAZNAS resmi meluncurkan program strategis BAZNAS Microfinance Majelis Taklim. Ini merupakan ikhtiar baru untuk memberikan akses modal berbasis syariat guna menjauhkan umat dari praktik-praktik yang menjerat ekonomi mereka melalui pinjaman yang tidak sesuai dengan syariat,” kata Zainut di kantor pusat Baznas, Kamis, 30 April 2026.
Zainut menjelaskan, banyak masyarakat kecil yang kesulitan mengakses permodalan sehingga kerap terjerat pinjaman online maupun rentenir. OLeh karena itu, pihaknya menyediakan modal yang berkeadilan dan tanpa bunga.
Baca Juga: BAZNAS Beri Bantuan Program Zmart bagi 50 Mustahik di Bulan Ramadhan
“Melalui program ini, kami berharap Majelis Taklim tidak hanya sekadar menjadi tempat pertumbuhan nilai spiritual, tetapi juga berkembang menjadi kelompok dengan usaha kreatif dan produktif. Melalui sentuhan permodalan ini, kreativitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai manfaat zakat, dari yang sebelumnya bersifat konsumtif menjadi lebih produktif,” ujarnya.
Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas, M. Imdadun Rahmat menjelaskan, program BMMT ini berkolaborasi dengan Muslimat NU, Aisyiyah, dan Fatayat NU. Menurutnya, saat ini sudah terbentuk 32 unit BMMT yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Sejauh ini, BMMT telah melayani 1.309 penerima manfaat yang tersebar di 23 provinsi dan 28 kabupaten/kota. Total pembiayaan yang telah disalurkan mencapai Rp3.195.995.000," ucapnya.
Ia mengapresiasi sinergi yang terjalin dengan organisasi-organisasi perempuan majelis taklim. Program ini diharapkan dapat memberikan keberkahan dan kemanfaaatan bagi semua pihak.
Baca Juga: Tata Cara Bayar Zakat Fitrah Secara Online Lewat BAZNAS
Sementara itu, Wakil Ketua PP Muslimat NU, Romlah Widayati berterima kasih kepada Baznas atas bantuan modal lewat program BMMT. Ia berharap hadirnya BMMT bisa menjadi solusi bagi perempuan dan ibu-ibu majelis taklim untuk mengembangkan kreatifitas dan perekonomian mereka.
“Khusus untuk Muslimat NU, kami memiliki hampir 70.000 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan bantuan modal usaha ini, jadi kegiatan di Majelis Taklim tidak hanya terfokus pada pengajian dan ilmu agama saja, tetapi mampu memberdayakan ekonomi keluarga dan harapannya bisa mengentaskan kemiskinan di masyarakat,” tuturnya.
Ketua Majelis Ekonomi Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Utik Bidayati mengatakan, program ini diharapkan juga dapat meningkatkan partisipasi ibu-ibu di Majelis Taklim, tidak hanya untuk memperdalam ilmu agama, tetapi juga memperluas wawasan ekonomi mereka.
"Melalui inisiatif ini, para anggota memiliki keterikatan yang lebih kuat untuk hadir di Majelis Taklim, tidak hanya untuk memperdalam ilmu agama, tetapi juga untuk memperluas wawasan ekonomi bahkan mendapatkan akses permodalan," katanya.
Kemudian, Ketua Bidang Ekonomi PP Fatayat NU, Wafa Fatria Ummah menyebutkan, program ini akan difokuskan pada pengembangan usaha yang sudah berjalan, terutama di bidang kuliner.
"Mengingat banyak ibu muda yang sudah memiliki usaha, rekomendasi kami difokuskan pada pengembangan usaha yang sudah berjalan agar skalanya meningkat. Kami juga memberikan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas produksi serta kreativitas para kader dalam mengelola produk mereka," pungkasnya.