POSKOTA.CO.ID - Nama Erin Taulany tengah menjadi perhatian publik setelah muncul tudingan dugaan penganiayaan terhadap asisten rumah tangga (ART).
Menanggapi isu yang beredar, mantan istri Andre Taulany itu memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan pencemaran nama baik dan fitnah ke Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis, 30 April 2026.
Erin datang bersama tim kuasa hukumnya untuk memberikan klarifikasi atas tuduhan yang dinilai telah merugikan nama baiknya.
Kuasa hukum Erin, Siti Hajar, menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sesuai fakta dan justru menempatkan kliennya sebagai pihak yang dirugikan.
Baca Juga: Lirik Lagu Siti Mawarni Labuhan Batu yang Viral di Media Sosial, Ini Maknanya
Menurut Siti Hajar, laporan tersebut dibuat untuk menindaklanjuti dugaan penyebaran informasi palsu terkait tuduhan kekerasan terhadap ART.
Ia menyebut kabar tersebut diduga berasal dari pihak penyalur yang memperoleh cerita dari ART bersangkutan.
“Tujuan malam ini kami melaporkan adanya dugaan pencemaran nama baik dan fitnah terhadap klien kami, Mbak Erin. Tuduhan soal penganiayaan dan kekerasan itu tidak benar,” ujar Siti Hajar di Polres Metro Jakarta Selatan.
Bukti CCTV dan Saksi Sudah Disiapkan

Erin membantah keras tudingan yang menyeret namanya.
Ia mengungkapkan bahwa sebelum laporan dibuat, pihak lingkungan sekitar telah melakukan pengecekan langsung ke kediamannya dan tidak menemukan hal-hal mencurigakan sebagaimana yang dituduhkan.
Baca Juga: Pro Kontra Penunjukan Raffi Ahmad sebagai Duta BPJS Kesehatan Disorot Warganet
Untuk memperkuat bantahannya, Erin mengaku telah menyiapkan sejumlah bukti, termasuk rekaman CCTV di rumah, keterangan saksi, ART lain yang bekerja di rumahnya, hingga petugas keamanan.
“Semua bukti sudah ada, mulai dari CCTV, saksi-saksi, ART lain di rumah, terutama security. Biarkan nanti proses hukum yang berjalan,” kata Erin.
Serahkan Kasus ke Polisi
Lebih lanjut, Erin menjelaskan bahwa ART yang dimaksud baru bekerja dalam waktu singkat dan belum genap satu bulan. Ia juga menegaskan bahwa urusan pembayaran dengan pihak penyalur telah diselesaikan.
Kini, Erin memilih menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada pihak kepolisian agar fakta sebenarnya dapat terungkap dan isu liar yang berkembang di publik tidak semakin merugikan dirinya.
Ia menegaskan akan menindaklanjuti persoalan ini secara tegas melalui jalur hukum hingga tuntas.