KEBAYORAN BARU, POSKOTA.CO.ID - Jumlah korban meninggal kecelakaan rangkaian KRL dengan nomor perjalanan PLB 5568A (relasi Cikarang-Bekasi) yang tertemper KA Argo Bromo Anggrek (PLB 4B) relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi bertambah menjadi 14 orang.
Sebanyak 10 jenazah korban saat ini berada di RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi oleh tim forensik.
“Saat ini terdapat 10 jenazah korban yang berada di RS Polri Kramat Jati dan masih dalam proses identifikasi karena belum diketahui identitasnya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, saat dikonfirmasi, Selasa, 28 April 2026.
Baca Juga: Guru Ngaji Pelaku Kekerasan Seksual di Tangerang Ditangkap Polisi
Karena itu, Budi mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera mendatangi rumah sakit tersebut guna membantu proses pencocokan data.
Ia memastikan Polda Metro Jaya turut mendukung penanganan korban, mulai dari evakuasi hingga proses identifikasi di rumah sakit rujukan.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera mendatangi RS Polri Kramat Jati guna membantu proses identifikasi,” ucap Budi.
Baca Juga: Korban Tewas Tabrakan KRL dan Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur Bertambah Jadi 14 Orang
Selain korban meninggal, kata Budi, sejumlah korban luka juga telah mendapatkan penanganan medis di beberapa fasilitas kesehatan.
Hingga saat ini, proses pendataan korban masih terus berlangsung seiring upaya penanganan di lapangan. (man)