Dugaan penyebab tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line. (Sumber: Instagram/@keretaapikita)

JAKARTA RAYA

Apa Penyebab Tabrakan Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur? Ini Dugaan Sementaranya

Selasa 28 Apr 2026, 10:03 WIB

POSKOTA.CO.ID - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) diterjunkan untuk menyelidiki penyebab tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyebut langkah ini diambil guna menelusuri dengan pasti penyebab kecelakaan yang terjadi pada Senin, 27 April 2026 malam hari.

"Kami juga memberikan kesempatan kepada KNKT untuk melakukan investigasi, melihat secara objektif penyebab dari kecelakaan yang terjadi pada malam hari ini," ujar Menhub Dudy Purwagandhi.

Baca Juga: Update Tragedi Bekasi Timur Hari Ini 28 April 2026: 7 Tewas, 13 Perjalanan KA Dibatalkan, Tiket Refund 100 Persen

Insiden tersebut membuat sejumlah penumpang KRL Commuter Line yang berada di gerbong paling belakang atau gerbong khusus wanita meninggal dunia dan mengalami luka-luka akibat terjepit karena bagian depan lokomotif KA Argo Bromo Anggrek yang menembus hingga ke bagian dalam gerbong.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin menyebut sata ini jumlah korban tewas akibat kecelakaan tersebut bertambah menjadi tujuh orang.

"Saya meng-update jumlah korban yang terjadi pada kecelakaan kereta pada malam tadi. Meninggal dunia itu tujuh orang dan luka-luka dan dirawat itu sebanyak 81 orang," ungkap Bobby Rasyidin.

Pihak KAI bersama sejumlah pihak terkait hingga saat ini masih melakukan evakuasi dan mencari tahu penyebab pasti kecelakaan tersebut.

"Kami melakukan proses evakuasi sekuat tenaga pada saat ini seperti yang kita lihat masih ada beberapa korban yang terperangkap di dalam kereta," ujar Bobby melalui akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet @sekretariat.kabinet, dikutip pada Selasa, 28 April 2026.

Baca Juga: Apa Itu Taksi Hijau? Viral Diduga Jadi Penyebab Awal Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL

Kecelakaan Diduga Bermula karena Taksi Hijau

Bobby mengungkapkan dugaan sementara yang menjadi penyebab awal tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi.

Ia menjelaskan bahwa kecelakaan diawali karena adanya KRL Commuter Line tertemper taksi hijau Green SM pada sekitar pukul 20.55 WIB.

Temperan tersebut, lanjut Bobby, diduga menyebabkan sistem perkeretaapian di Stasiun Bekasi Timur bermasalah yang pada akhirnya berimbas pada kecelakaan yang jauh lebih besar.

"Perlu disampaikan juga, kejadian ini terjadi pada jam 9 kurang, yang diawali dengan adanya temperan taksi green sm (hijau) itu di JPL 85. Sehingga ini yang kami curigai itu membuat sistem perkeretaapian di daerah stasiun emplasemen Bekasi Timur ini terganggu," kata Bobby.

Baca Juga: Daftar Perjalanan KA Jarak Jauh yang Dibatalkan Pasca Tabrakan di Stasiun Bekasi Timur

Meski demikian, Bobby mengatakan pihaknya akan menunggu informasi mengenai kronologi dan penyebab pasti kecelakaan setelah investigasi yang dilakukan KNKT.

"Sementara itu kronologinya tentunya kami menyerahkan kepada KNKT untuk lebih detail mencari tau penyebab dari kecelakaan kereta pada malam hari ini," jelas Bobby," jelas Bobby.

Taksi itu emang nir empati, saya ditabrak tanggal 1 April bahkan sampe sekarang gak ada tanggung jawab dan permintaan maaf," ujar warganet lainnya.

Pernyataan Resmi Green SM

Pernyataan resmi Green SM terkait kecelakaan KRL. (Sumber: Instagram/@id.greensm)

Menanggapi insiden yang sedang ramai dibicarakan oleh publik, pihak manajemen Green SM Indonesia akhirnya buka suara.

Melalui unggahan di akun Instagram resminya, pihak Green SM Indonesia menyatakan telah menyampaikan informasi yang dibutuhkan kepada pihak berwenang.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Kereta di Bekasi Berawal dari Taksi Tertemper

Mereka juga menegaskan akan bersikap kooperatif dan mendukung penuh proses investigasi terkait kecelakaan yang melibatkan salah satu unit armadanya.

"Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung," tulis Instagram Green SM.

"Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan," lanjutnya.

Tags:
taksi hijauStasiun Bekasi TimurkecelakaanKRL Commuter Line KA Argo Bromo Anggrekpenyebab tabrakan KA Argo Bromo Anggrek

Kamila Sayara Avicena

Reporter

Kamila Sayara Avicena

Editor