POSKOTA.CO.ID - Saat berkunjung ke Bandung, ada satu menu yang hampir selalu masuk daftar buruan wisatawan: mie ayam. Hidangan sederhana ini bukan hanya soal harga yang ramah di kantong, tetapi juga soal rasa yang akrab di lidah. Dari gerobak kaki lima hingga kedai estetik, mie ayam di Bandung terus berevolusi mengikuti selera zaman.
Di tengah maraknya tren kuliner kekinian, mie ayam tetap punya tempat tersendiri. Bahkan, beberapa kedai justru bertahan puluhan tahun tanpa mengubah resep.
Sementara itu, pelaku usaha baru menghadirkan inovasi, baik dari segi topping, konsep tempat, hingga penyajian yang lebih modern.
Berikut ini sembilan rekomendasi mie ayam di Bandung yang layak dicoba, disusun berdasarkan pengalaman rasa, popularitas, dan keunikan konsep.
Baca Juga: Peringatan Hari Kartini, Puluhan Siswa SD Sambangi Polres Metro Tangerang Kota
Mie Ayam Legendaris yang Tak Lekang oleh Waktu
Bagi penikmat cita rasa autentik, beberapa nama berikut sudah menjadi bagian dari sejarah kuliner Bandung.
Mie Baso Akung
Berdiri sejak 1969, kedai ini dikenal dengan porsi besar dan pilihan topping lengkap yang dikenal dengan istilah BPTSC (bakso, pangsit, tahu, siomay, ceker). Meski harga relatif premium, pengunjung tetap memadati lokasi di Jalan Lodaya. “Yang bikin balik lagi itu porsinya dan topping-nya, puas banget,” ujar salah satu pelanggan.
Bakmi Linggarjati
Sejak 1950-an, kedai di kawasan Balonggede ini mempertahankan resep klasiknya. Tekstur mie yang khas berpadu dengan topping seperti babat atau pangsit, menghadirkan pengalaman makan yang sederhana namun berkesan.
Mie Ayam Cipaganti
Meski hanya berupa gerobak kaki lima, antrean panjang sudah jadi pemandangan biasa sejak pagi. Ciri khasnya terletak pada mie keriting kenyal, ayam berbumbu kecap, dan kuah gurih yang konsisten.
Mie Ayam Viral dengan Sentuhan Modern
Tak hanya soal rasa, beberapa tempat ini juga menawarkan pengalaman visual yang menarik—cocok untuk pengunjung yang gemar berburu konten.
Bakmie Tjo Kin
Berlokasi di kawasan Braga, kedai ini mengusung nuansa klasik Tiongkok. Menu mie lebar dengan chili oil menjadi favorit, menghadirkan sensasi pedas yang sedang tren.
Mi Upami by Badami
Mengambil konsep rumah tua bergaya vintage, tempat ini menyajikan menu seperti mie ayam Singkawang dan bakmi khas dengan tekstur kenyal. Suasana tempat menjadi daya tarik tambahan selain rasa.
Mie Ayam Pedas Sugih
Bagi pecinta pedas, kedai di Gegerkalong ini menawarkan berbagai varian rasa, mulai dari chili oil hingga lada hitam. Level pedasnya bisa disesuaikan dengan selera.
Untuk pengalaman makan yang lebih santai dengan porsi mengenyangkan, beberapa tempat ini patut dipertimbangkan.
Bakso So’un dan Mie Ayam Lodaya
Aroma khas yang menggoda jadi ciri utama. Rasa manis gurih mendominasi, ditambah opsi topping “kriuk” berupa mie goreng kering yang menambah tekstur.
Baca Juga: Wuling Eksion Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp389 Juta
Warung Lela (WaLe)
Terletak di kawasan Cigadung yang asri, tempat ini menawarkan suasana alam yang menenangkan. Mie ayamnya dikenal dengan bumbu manis gurih dan potongan ayam yang melimpah.
Mie Ayam Mahameru
Salah satu yang sedang naik daun karena tempatnya luas dan desainnya Instagramable. Porsi jumbo dengan ayam berbumbu rempah cocok untuk dinikmati bersama.
Di tengah banyaknya pilihan kuliner di Bandung, mie ayam tetap menjadi comfort food yang sulit tergantikan. Dengan harga mulai dari belasan ribu rupiah, hidangan ini mampu menjangkau berbagai kalangan.
Dari rasa tradisional hingga inovasi modern, mie ayam di Bandung menawarkan pengalaman kuliner yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga meninggalkan kesan. Tak heran jika menu ini selalu menjadi pilihan, baik untuk warga lokal maupun wisatawan yang datang ke Kota Kembang.