Selanjutnya, digelar dialog interaktif antara Kementerian Koordinator Bidang Pangan yang diwakili oleh Widiastuti, S.E., M.Si., QIA., selaku Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian, dengan para pelaku usaha jamu, petani, dan peternak lokal.
Dalam sesi ini, berbagai aspirasi disampaikan, mulai dari tantangan produksi, akses pasar, hingga dukungan kebijakan yang dibutuhkan untuk memperkuat ekosistem rempah dan herbal nasional.
Melalui momentum ini, PPJAI mendorong penguatan ekosistem herbal Indonesia agar mampu memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha lokal serta meningkatkan daya saing di pasar domestik maupun global. Gerakan ini diharapkan menjadi langkah strategis menuju terwujudnya Indonesia sebagai pusat industri herbal dan rempah berkelas dunia.
