Tuti, ibu rumah tangga di Palmerah, Jakarta Barat, sedang mengecek gas di dapur warung nasi miliknya, Selasa, 21 April 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

JAKARTA RAYA

Pelaku Usaha Makanan di Jakbar Keluhkan Kenaikan Gas LPG 12 Kilogram

Selasa 21 Apr 2026, 18:22 WIB

PALMERAH, POSKOTA.CO.ID - Masyarakat khususnya penjual makanan di Palmerah, Jakarta Barat, mengeluhkan kenaikan gas elpiji 12 kilogram yang berdampak pada omset dan penjualan mereka.

Salah satu keluahan datang dari pedagang warung nasi rames, Tuti, 48 tahun di kawasan Pasar Palmerah. Ia menyebut kenaikan harga ini sangat berdampak apalagi dirinya kerap menggunakan gas elpiji 12 kilogram.

"Ya sangat berdampak lah. Kalau naik mau enggak mau enggak mau harga makana dinaikin dikit," kata Tuti kepada Poskota, Selasa, 21 April 2026.

Baca Juga: Polri Bangun Jembatan Merah Putih di Pasar Kemis Tangerang

Tuti menyampaikan, dirinya terkadang memakai gas elpiji 12 kilogram jika sedang mau. Jika pakai gas tersebut, ibu rumah tangga ini menyebut bisa tahan sampai hampir sebulan.

"Kalau pakai yang gas 3 kilogram paling cuma bertahan tiga sampai empat harian," ungkapnya.

Senada diutarakan Tuti, pengusaha pecel lele, Eko mengungkapkan, jika harga gas naik, hal ini akan tentunya akan berdampak pada omset.

"Ya mau enggak mau naikin harga. Naikin 1.000-2.000. Biasanya sih kalau harga lagi naik pelanggannya ngerti," katanya.

Baca Juga: Hadapi Kemarau Panjang, Begini Langkah KPKP Jakarta Jaga Ketahanan Pangan Kota

Di warung pecelnya saat ini, Eko mengaku belum menaikkan harga lantaran ia masih menggunakan stok gas dengan harga yang lama.

"Kalau udah habis, terus harga kan naik tuh, nah kemungkinan harga makanan dinaikin dikit," ucap dia.

Disisi lain, Eko menyoroti masih banyak masyarakat kelas menengah yang masih membeli gas elpiji 12 kilogram, meskipun diperuntukkan bagi orang mampu.

Baca Juga: Imbas Kasus Longsor TPST Bantargebang Makan 7 Korban Jiwa, Eks Kadis LH DKI Ditetapkan Tersangka

"Makanya saya kaget juga pas ada kenaikan harga yang 12 kilogram," ujarnya. (pan)

Tags:
gas lpg 12 kgkenaikan harga gasJakarta BaratPalmerah

Pandi Ramedhan

Reporter

Muhammad Faiz Sultan

Editor