Ilustrasi musim kemarau. (Sumber: Freepik)

JAKARTA RAYA

Musim Kemarau Berpotensi Datang Lebih Cepat, BMKG Sebut Jakarta Semakin Kering dari Biasanya

Senin 20 Apr 2026, 22:06 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia berpotensi datang lebih cepat dari biasanya.

Kondisi ini dipicu oleh dinamika iklim global yang berdampak pada penurunan curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Jakarta.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan mengakatakan, ada faktor utama yang menyebabkan musim kemarau lebih cepat dari biasanya.

"Faktor utama yaitu variabilitas iklim Indonesia, masuknya angin monsoon Australia," kata Ardhasena lewat pesan, Senin, 20 April 2026.

Baca Juga: Petani Kota di Jakbar Siap Hadapi Musim Kemarau Panjang

Menurut Ardhasena, dalam musim kemarau jika ditanya wilayah mana saja yang terdampak khususnya di Jakarta, seluruh wilayah disebut terdampak.

"Seluruh Jakarta terdampak," ujarnya.

Menurutnya, kondisi musim kemarau khusus di wilayah Jakarta akan terasa lebih panas dari biasanya. Hal ini lantaran musim kemarau di Jakarta dibawah normal.

"Di bawah normal: lebih kering dari biasanya," ucapnya.

Baca Juga: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Diprediksi Datang Lebih Awal, Ini Wilayah dan Dampaknya

BMKG mencatatkan awal musim kemarau mulai terasa di 114 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 16,3 persen wilayah Indonesia pada April 2026.

Daerah yang lebih dulu mengalaminya meliputi pesisir utara Jawa bagian barat, sebagian besar Jawa Tengah hingga Jawa Timur, serta sebagian wilayah Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Sulawesi.

Ardhasena menjelaskan gelombang kemarau berikutnya akan meluas pada bulan-bulan selanjutnya.

"Sebanyak 184 ZOM atau 26,3 persen wilayah akan memasuki musim kemarau pada Mei, dan 163 ZOM atau 23,3% pada Juni 2026," jelasnya.

Tags:
Jakartamusim kemarauBMKG

Pandi Ramedhan

Reporter

Febrian Hafizh Muchtamar

Editor