Agama Nus Kei Apa dan Siapanya Jhon Kei? Ini Fakta Ketua Golkar Maluku Tenggara yang Tewas Ditikam

Senin 20 Apr 2026, 12:07 WIB
Ketua DPD II Partai Golkar Maluku Tenggara, Maluku, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, dilaporkan meninggal dunia akibat aksi penikaman oleh orang tak dikenal, pada Minggu, 19 April 2026. (Sumber: X/@DHeadline7587)

Ketua DPD II Partai Golkar Maluku Tenggara, Maluku, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, dilaporkan meninggal dunia akibat aksi penikaman oleh orang tak dikenal, pada Minggu, 19 April 2026. (Sumber: X/@DHeadline7587)

POSKOTA.CO.ID - Ketua DPD II Partai Golkar Maluku Tenggara, Maluku, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, dilaporkan meninggal dunia akibat aksi penikaman oleh orang tak dikenal, pada Minggu, 19 April 2026.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi di Bandara Karel Sadsuitubun sekitar pukul 12.00 WIT, tidak lama setelah korban mendarat usai melakukan penerbangan dari Ambon.

Korban sempat mendapatkan penanganan medis dan dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun, akibat luka tusukan yang cukup parah, nyawa Nus Kei tidak dapat diselamatkan.

Tim medis menyatakan korban meninggal dunia tidak lama setelah tiba di fasilitas kesehatan.

Kepastian mengenai peristiwa ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi. Ia menegaskan, kejadian tersebut merupakan tindak pidana penikaman.

“Tiba-tiba korban ditikam oleh orang tidak dikenal menggunakan sebilah pisau. Terduga pelaku langsung melarikan diri usai kejadian,” jelas Kombes Pol. Rosita.

Merespons insiden tersebut, aparat kepolisian dari Polres Maluku Tenggara langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku. Kapolres Maluku Tenggara, Rian Suhendi, memimpin langsung operasi tersebut.

Dalam waktu relatif singkat, sekitar dua jam setelah kejadian, polisi berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku. Keduanya masing-masing berinisial HR (28) dan FU (36).

Hingga kini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman terkait latar belakang dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Kematian Nus Kei tidak hanya menjadi peristiwa kriminal semata, tetapi juga membuka kembali sejumlah catatan lama terkait perjalanan hidup, relasi, serta peranannya di tengah masyarakat.

Berikut ini adalah fakta mengenai agama Nus Kei, hubungan kekerabatannya dengan John Kei, serta profil lengkapnya yang kini menjadi sorotan publik.

Baca Juga: Saksi Persidangan Kasus John Kei Ungkap Sempat Ada Rapat Merencanakan Pembunuhan Terhadap Nus Kei

Agama Nus Kei Apa dan Siapanya Jhon Kei?

Dr. Agrapinus Rumatora atau dikenal dengan nama Nus Kei merupakan tokoh yang cukup berpengaruh di kalangan masyarakat Maluku.

Dia berasal dari etnik Kei, salah satu kelompok masyarakat yang mendiami wilayah Kepulauan Kei di Provinsi Maluku.

Dalam kehidupan pribadinya, Nus Kei diketahui menganut agama Kristen Katolik. Ia juga dikenal sebagai sosok yang memiliki jejaring luas, terutama di Jakarta.

Kiprah Nus Kei di dunia politik terbilang aktif. Dirinya pernah mendapatkan mandat dari Partai Golkar untuk mengikuti kontestasi Pilkada Maluku Tenggara pada 2024.

Bahkan, ia sempat maju sebagai bakal calon Bupati untuk periode 2024–2029. Karier politiknya terus menanjak hingga akhirnya dipercaya menjabat sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Maluku Tenggara.

Jejak politik ini juga diikuti oleh putrinya, Desly Claudya Rumatora, yang mulai terjun ke dunia serupa.

Nama Nus Kei sendiri kerap dikaitkan dengan John Kei, figur yang dikenal luas di Indonesia.

Baca Juga: Tiga Buronan Penyerangan Anak Buah Nus Kei Ditangkap Polda Metro

Keduanya memiliki hubungan kekerabatan yang cukup dekat, yakni sebagai paman dan keponakan.

John Kei, yang memiliki nama lengkap John Refra Kei, merupakan sosok yang memiliki rekam jejak panjang dan sering menjadi sorotan publik.

Namun, hubungan keluarga tersebut sempat diwarnai konflik terbuka pada Juni 2020.

Perselisihan antara keduanya dipicu oleh persoalan pembagian hasil penjualan tanah.

Konflik tersebut kemudian berkembang menjadi insiden serius, termasuk aksi penyerangan terhadap kediaman Nus Kei di kawasan Green Lake City, Cipondoh, Tangerang.

Dalam peristiwa itu, seorang anak buah Nus Kei, Yustus Corwing Rahakbauw, dilaporkan meninggal dunia.

Aparat kepolisian saat itu bertindak tegas dengan menangkap puluhan pelaku yang terlibat, termasuk John Kei setelah ditemukan adanya bukti keterlibatan.


Berita Terkait


News Update