Produksi tahu dan tempe di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Senin, 13 April 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

JAKARTA RAYA

Dinas KPKP Soal Kenaikan Harga Kedelai di Jakarta: Harga Bervariasi

Senin 13 Apr 2026, 14:42 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI membeberkan bagaimana kenaikan harga kedelai di Jakarta yang mengalami kenaikan yang bervarisasi. Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungam Sidabalok membenarkan adanya kenaikan harga kedelai yang bervariasi itu.

"Jadi bervariasi, jadi sebenarnya kan kalau dari peraturan Bapanas itu harga acuan penjualan itu, HAP-nya itu 12.000 per kilogram," kata Hasudungan melalui pesan singkat, Senin, 13 April 2026.

Hasudungan memaparkan, berdasarkan pemantauan langsung di lapangan, harga kedelai di wilayah Jakarta memang bervariasi.

"Sementara untuk di Jakarta itu bervariasi dari 9.000 sampai 11.000, 11.300," ungkapnya.

Baca Juga: Dianggap Berefek Domino, Pengrajin Tahu Tempe di Jakbar Keluhkan Kenaikan Harga Kedelai

Bahkan ia mengatakan, pihaknya sempat mendapatkan temuan pedagang yang menjual kedelai hingga mencapai 20.000 per kilogram.

Setelah ditelusuri, pedagang tersebut ternyata menjual dengan harga tinggi karena ingin menghabiskan stok yang mereka punya.

"Jadi yang naik itu hanya satu orang di pedagang pasar, jadi itu tidak bisa menjamin atau mencerminkan, mewakili bahwa kenaikan harga kedelai seperti itu gitu loh," ucapnya.

"Karena stoknya dia hanya 5 kilo. Sementara dia menjual itu dengan harga mahal untuk menghabiskan stoknya," kata dia.

Baca Juga: Anggota DPR RI Minta Bayi Baru Lahir Segera Terdaftar sebagai Peserta JKN

Secara umum, Hasudungan memastikan harga kedelai di Jakarta masih terbilang stabil. Adapun, penentuan harga kedelai saat ini sesuai dengan Peraturan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 12 Tahun 2024 tentang Harga Acuan Penjualan (HAP).

"Untuk kedelai lokal sebesar 11.400 per kilogram, sementara untuk kedelai impor sebesat 12.000 per kilogram," jelas Hasudungan.

Hasudungam menambahkan sekaligus menegaskan, dari 45 pengrajin tahu temped di Jakarta, ditemukan kenaikan harga kedelao bervariasi. Artinya masih terdapat pedagang yang menjual diatas harga HAP.

"Walaupun sebagian besar masih sesuai HAP dengan besaran harga rata-rata 10.200 sampai 11.000 per kilogram, untuk ketersediaan kedelai di tingkat perajin secara umum cukup," tutur dia.

Baca Juga: Harga Plastik di Kabupaten Tangerang Alami Kenaikan Hingga 70 Persen, Omset Pedagang Turun Drastis 

Sebagai tambahan, lanjut Hasudungan, saat ini sebagian besar kebutuhan kedelai di DKI Jakarta 95 persen diserap oleh pengrajin tahu tempe.

"Dan hanya 5 persen saja yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan di luar itu," katanya. (pan)

Tags:
Dinas KPKP DKIJakartakenaikan harga kedelai

Pandi Ramedhan

Reporter

Muhammad Faiz Sultan

Editor