Seorang sopir Bajaj diduga menjadi korban aksi premanisme dengan modus setoran di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. (Sumber: tangkapan layar)

JAKARTA RAYA

Sopir Bajaj di Tanah Abang Dipalak Rp100 Juta per Bulan, Polisi Masih Selidiki

Minggu 12 Apr 2026, 15:26 WIB

TANAH ABANG, POSKOTA.CO.ID - Seorang sopir Bajaj diduga menjadi korban aksi premanisme dengan modus setoran di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Korban mengaku diminta menyetor uang sebesar Rp100 ribu setiap hari oleh pelaku.

Menurut korban, tekanan yang mereka alami tidak hanya sebatas permintaan uang, tetapi juga disertai ancaman kekerasan.

Kemudian jika korban menolak memberikan setoran, mereka kerap diintimidasi hingga mengalami tindakan fisik.

Baca Juga: Komisi A DPRD DKI Peringatkan Premanisme Tanah Abang Ancam Iklim Investasi Jakarta

“Kalau nggak dikasih bisa diteriaki maling, tuh lihat ada yang pecah ditonjok,” ujar seorang sopir Bajaj, dalam penggalan video yang sempat viral di media sosial Medsos), Minggu, 12 April 2026.

Meski merasa dirugikan, para sopir memilih tidak melawan. Mereka khawatir kehilangan tempat mencari nafkah, mengingat kawasan tersebut menjadi sumber penghasilan utama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu, Kapolsek Tanah Abang, Dhimas Prasetyo, menyampaikan pihaknya tengah melakukan penyelidikan.

Saat ini jajarannya masih melakukan langkah penyelidikan (lidik) guna mengidentifikasi pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pemalakan tersebut.

Baca Juga: Bawa Tramadol, Dua Pria Diamankan Polisi Saat Jalanan Macet

Selain itu juga berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk meningkatkan patroli bersama di wilayah yang rawan pungutan liar.

“Upaya ini dilakukan agar pencegahan bisa dilakukan secara maksimal, tidak hanya oleh kepolisian, tetapi juga melibatkan seluruh unsur terkait,” kata Dhimas.

Dhimas juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Baca Juga: Polisi Benarkan Kasus Pencurian Helm Komika Rispo Berakhir Damai

Melalui koordinasi dengan lurah, RW, dan RT, warga diharapkan turut berperan aktif dalam mencegah praktik premanisme di wilayahnya masing-masing. (man)

Tags:
JakartapemalakanTanah Abangsopir bajaj

Ali Mansur

Reporter

Muhammad Faiz Sultan

Editor