Ketua Dewan Adat Badan Musyawarah (Bamus) Betawi Fauzi Bowo alias Foke saat menyampaikan sambutan di acara Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 11 April 2026. (Sumber: Poskota/M. Tegar Jihad)

JAKARTA RAYA

Foke Soroti Lebaran Betawi 2026: Momentum Perkuat Identitas dan Persatuan Warga Jakarta

Sabtu 11 Apr 2026, 11:49 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID –  Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menggelar Lebaran Betawi 2026 yang berlangsung pada 10–12 April di Lapangan Banteng, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat. 

Ketua Dewan Adat Badan Musyawarah (Bamus) Betawi Fauzi Bowo alias Foke menyampaikan, Lebaran Betawi bukan sekadar agenda tahunan pasca-Ramadan, melainkan momentum penting untuk memperkuat identitas budaya Betawi di tengah arus modernisasi Jakarta. 

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai luhur seperti silaturahmi, kebersamaan, menghormati orang tua, dan gotong royong harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda. 

“Lebaran Betawi bukan hanya seremonial, tetapi menjadi pengingat pentingnya menjaga dan melestarikan tradisi budaya Betawi sebagai bagian dari identitas kota Jakarta,” ucap Foke dalam sambutannya, Sabtu, 11 April 2026.

Baca Juga: Semarak Lebaran Betawi 2026, Warga Padati Lapangan Banteng Nikmati Budaya dan Kuliner Tradisional

Lebih lanjut, Foke juga menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pelestarian budaya. 

Melalui penyelenggaraan tahun ini, Majelis Kaum Betawi secara aktif melibatkan anak-anak muda agar nilai-nilai tradisi tidak tergerus zaman. Tema yang diangkat, yakni 'Lebaran Betawi untuk Jakarta Memperkokoh Persatuan, Merawat Tradisi Menuju Jakarta Kota Global'. 

“Tema ini tidak hanya menjadikan acara sebagai ajang halalbihalal akbar, tetapi juga menghadirkan ruang inklusif bagi masyarakat Jakarta untuk menikmati keberagaman budaya Betawi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia turut menjelaskan salah satu tradisi khas yang tak terpisahkan dari Lebaran Betawi, yakni hantaran yang juga dikenal sebagai sorogan. 

Baca Juga: Pramono Usulkan Lebaran Betawi 2026 Digelar di Lapangan Banteng dan Haul Tokoh Betawi di Monas

Tradisi ini mencerminkan penghormatan kepada yang lebih tua serta simbol tata krama dalam kehidupan sosial masyarakat Betawi. 

“Ini adalah ekspresi takzim anak kepada orang tua, yang muda kepada yang lebih tua, hingga pejabat kepada atasannya. Ini bagian dari budaya Betawi,” ucap Foke.

Foke menegaskan bahwa praktik tersebut tidak boleh disalahartikan. 

“Ini bukan gratifikasi. Ini budayanya orang Betawi. Mudah-mudahan para pejabat tidak perlu sampai dipanggil KPK untuk mempertanggungjawabkan serah-serahan ini,” ujarnya.

Baca Juga: Festival Lebaran Betawi di Monas Disambut Meriah Warga

Namun di balik kemeriahan, Foke mengingatkan bahwa penyelenggaraan Lebaran Betawi tahun ini juga dilandasi rasa empati terhadap berbagai kondisi global dan nasional. 

Mulai dari bencana alam yang masih menyisakan duka bagi sebagian masyarakat hingga konflik di Timur Tengah yang berdampak luas. Oleh karena itu, acara tahun ini diselenggarakan secara lebih sederhana. 

“Kami mohon kepada seluruh hadirin untuk memaklumi penyederhanaan ini sebagai bentuk keprihatinan kami,” ucap Foke.

Lebih lanjut, Foke mengajak masyarakat menjadikan momentum Lebaran Betawi sebagai ajang mempererat persaudaraan dan menjaga persatuan. 

Baca Juga: Meriahnya Lebaran Betawi 2025 di Monas, dari Lenong hingga Kuliner Khas: Gratis untuk Umum Sampai Hari Ini 27 April!

Ia mengutip firman Allah dalam Surat Ali Imran ayat 103 sebagai pengingat pentingnya kebersamaan. 

“Berpeganglah kalian erat di dalam tali agama Allah dan janganlah bercerai-berai,” tuturnya.

Kendati demikian, ia berharap, agar seluruh warga Jakarta dapat terus berkontribusi dalam menjaga keharmonisan kota serta merawat budaya lokal di tengah ambisi menjadikan Jakarta sebagai kota global. 

“Betawi Bersatu, Jakarta Maju, Insya Allah Indonesia Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur DKI Jakarta beserta jajaran, DPRD, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara ini, sekaligus mengungkapkan rencana pelantikan Dewan Adat yang akan segera digelar di Balai Kota. 

Dengan semangat kebersamaan yang terus dijaga, Lebaran Betawi diharapkan tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga kekuatan sosial budaya yang mempererat persatuan warga Jakarta. (cr-4). 

Tags:
Jakarta kota GlobalBetawiFauzi BowoJakarta PusatLebaran Betawi 2026Pemprov DKI Jakarta

Tim Poskota

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor