Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bandung Barat, Asep Dedi, memaparkan capaian gemilang partainya selama periode kepengurusan. (Sumber: Poskota/Gatot Poedji Utomo). (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Daerah

Suara PKB Bandung Barat Melonjak 48 Persen, Ini Mandat Rakyat yang Berat

Kamis 09 Apr 2026, 14:51 WIB

KABUPATEN BANDUNG BARAT, POSKOTA.CO.ID - Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bandung Barat, Asep Dedi, memaparkan capaian gemilang partainya selama periode kepengurusan dalam sambutannya pada Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar pada tanggal 08 April 2026 di Hotel Eminance Lembang.

Di hadapan para kiai, tokoh politik, dan para kader, Asep Dedi mengungkapkan lonjakan suara signifikan pada Pemilu Legislatif 2024 serta sejumlah program unggulan berbasis politik kehadiran.

Berdasarkan data yang disampaikan Asep Dedi, perolehan suara PKB di Kabupaten Bandung Barat melonjak drastis dari 79.479 suara pada 2019 menjadi 117.918 suara pada Pileg 2024. Kenaikan sebesar 48 persen itu tidak hanya mengantarkan PKB meraih 6 kursi di DPRD, tetapi juga posisi Wakil Ketua DPRD KBB.

"Ini adalah mandat rakyat yang berat namun mulia. Rakyat menaruh harapan besar di pundak kita,” ujar Asep Dedi.

Ia menegaskan bahwa kredo untuk bangkit, solid, dan menang bukan sekadar jargon seremonial saja melainkan denyut nadi perjuangan sehari-hari yang diterjemahkan dalam politik kehadiran.

"PKB KBB, hadir tidak hanya saat pemilu tetapi, terus mengabdi dengan misi mewujudkan baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur daerah yang makmur, adil, dan diridhai Allah SWT," ungkapnya

Dia pun memaparkan penguatan struktur partai yang kini mengakar hingga ke tingkat ranting dan anak ranting di 165 desa se-Kabupaten Bandung Barat

"Militansi kader, menjadi fondasi utama menghadapi berbagai tantangan politik," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, ia menyoroti peran badan otonom dan sayap partai seperti Garda Bangsa, Gemasaba, Perempuan Bangsa, dan Gerbangtani yang bergerak di garis depan.

Selain itu, Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP), Lembaga Kaderisasi Partai (LKP), dan Lembaga Saksi Pemilu (LSP) bekerja profesional mengawal kemenangan dan suara rakyat.

Salah satu program unggulan yang dibanggakan adalah Gerak Tanggap Darurat, yang menghadirkan armada ambulans dan mobil siaga di setiap daerah pemilihan (Dapil).

"Kami ingin memastikan ketika rakyat membutuhkan akses kesehatan darurat, PKB adalah pihak pertama yang hadir, siaga 24 jam tanpa memandang latar belakang," tegasnya.

Di bidang pendidikan, Asep Dedi menyebut dukungan dari Cucun yang melahirkan Universitas Bandung sebagai harapan bagi kader PKB untuk melanjutkan kuliah.

Partai juga memberi perhatian besar pada penguatan sarana prasarana pondok pesantren dan rumah ibadah, sejalan dengan pembangunan fisik dan karakter spiritual.

Menghadapi tantangan era baru, PKB KBB melakukan modernisasi dan digitalisasi organisasi. Monitoring dan evaluasi kerja partai kini dilakukan berbasis data akurat dan teknologi, sehingga solusi yang ditawarkan lebih efektif dan tepat sasaran.

Di penghujung sambutannya, Asep Dedi menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada segenap elemen yang telah bahu-membahu memperjuangkan PKB di Bumi Ngamprah.

"Dengan penuh ketulusan, saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada para kyai, alim ulama, dan para ajengan yang telah memberikan doa dan restu. Kepada pengurus DPP PKB, pengurus DPW PKB Jawa Barat, pengurus cabang, pengurus anak cabang (DPAC), pengurus ranting, hingga anak rantingyang tak pernah lelah bergerak di tengah masyarakat," ucap Asep Dedi.

Tak lupa, ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh konstituen, para pendukung setia PKB di seluruh penjuru Kabupaten Bandung Barat, dari ujung selatan hingga utara, dari perkotaan hingga pelosok desa.

"Tanpa jalan bersama, tanpa kebersamaan yang tulus dari semuanya, mustahil PKB Bandung Barat dapat berjalan sejauh ini. Semua capaian ini adalah buah dari perjuangan kolektif, keringat bersama, dan doa yang tak putus-putusnya," tuturnya. (gat).

Tags:
pkb musyawarahpolitik bandung barat

Gatot Poedji Utomo

Reporter

Bilal Nugraha Ginanjar

Editor