“Untuk satu kelurahan ini kami masih membutuhkan kurang lebih 150 titik septic tank yang tersebar di 10 RW,” kata Fajar.
Program pembangunan septic tank komunal tersebut telah dimulai secara bertahap sejak tahun 2025 dan dilanjutkan pada tahun 2026 di beberapa titik prioritas.
Salah satu lokasi yang menjadi prioritas pembangunan adalah RT 11 RW 07. Pada tahun 2026, pemerintah kelurahan merencanakan pembangunan septic tank komunal di dua hingga tiga titik yang akan melayani sekitar 14 kepala keluarga.
“Prioritas tetap ada, khususnya di RT 11 RW 07. Tahun 2026 ini rencananya kami akan membangun di dua titik dengan cakupan sekitar 14 KK,” jelasnya.
Fajar berharap warga dapat menjaga dan memanfaatkan fasilitas septic tank komunal yang telah dibangun dengan baik. Dengan demikian, wilayah tersebut dapat terbebas dari praktik buang air besar sembarangan (BABS) dan kondisi lingkungan menjadi lebih bersih serta sehat.
