POSKOTA.CO.ID - Arus mudik Lebaran 2026 telah berakhir. Ribuan pemudik yang menggunakan sepeda motor kini kembali menjalani aktivitas sehari-hari. Namun, perjalanan panjang yang telah ditempuh berpotensi menurunkan performa kendaraan jika tidak segera dilakukan pengecekan.
Melihat hal tersebut, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) mengingatkan para pengguna sepeda motor untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh setelah perjalanan jauh.
Perjalanan ratusan hingga ribuan kilometer dengan berbagai kondisi jalan mulai dari macet, jalan rusak, hingga cuaca ekstrem—dapat mempercepat keausan komponen motor.
Wahyu Budhi menegaskan sepeda motor yang digunakan untuk perjalanan jauh mengalami beban kerja yang jauh lebih tinggi dibandingkan penggunaan harian.
"Oleh karena itu, setelah mudik, sangat penting untuk melakukan pengecekan menyeluruh, terutama pada komponen vital seperti oli, rem, dan ban. Langkah ini tidak hanya menjaga performa motor tetap prima, tetapi juga meminimalisir potensi risiko saat kembali digunakan beraktivitas,” ujarnya.
Baca Juga: Tips Cek Mobil Listrik Geely usai Mudik Lebaran 2026, Ini Hal Wajib Diperhatikan!
5 Komponen Motor yang Wajib Dicek Setelah Mudik

Tanpa perawatan yang tepat, risiko penurunan performa hingga gangguan keselamatan bisa meningkat. Berikut lima bagian penting yang harus diperhatikan:
1. Oli Mesin
Oli mesin menjadi komponen utama yang bekerja keras selama perjalanan jauh. Suhu tinggi dan penggunaan terus-menerus membuat kualitas oli menurun.
Jika dibiarkan, pelumasan mesin tidak optimal dan bisa mempercepat kerusakan komponen internal. Oleh karena itu, penggantian oli secara berkala sangat dianjurkan.
2. Sistem Pengereman
Kampas rem rentan menipis akibat penggunaan intens selama mudik. Pastikan ketebalan kampas rem masih dalam kondisi aman.
Sistem pengereman yang responsif sangat penting, terutama saat menghadapi lalu lintas padat di perkotaan.
Baca Juga: Tak Sekadar Pelatihan, Wahana Workshop for Work Dorong Kesiapan Kerja Masyarakat
3. Kondisi Ban
Ban menjadi komponen vital yang langsung bersentuhan dengan jalan. Setelah perjalanan jauh, tekanan dan permukaan ban bisa berubah.
Periksa tapak ban, tekanan angin, serta pastikan tidak ada retakan atau benjolan yang berpotensi membahayakan.
4. Rantai dan Gear
Untuk motor non-matic, rantai dan gear perlu mendapat perhatian khusus. Komponen ini mudah kotor dan aus setelah perjalanan panjang.
Pembersihan dan pelumasan ulang diperlukan agar sistem transmisi tetap bekerja dengan optimal dan nyaman.
5. Aki dan Sistem Kelistrikan
Penggunaan lampu, klakson, dan starter secara intens selama perjalanan dapat memengaruhi kondisi aki.
Pastikan aki dan sistem kelistrikan berfungsi dengan baik agar seluruh fitur kendaraan tetap berjalan normal.
Baca Juga: Wahana Honda Pasang Target Jual 600 Unit New ADV160 Tiap Bulan
Servis di Bengkel Resmi Lebih Terjamin
Untuk hasil maksimal, pengguna disarankan melakukan servis di bengkel resmi seperti AHASS. Selain ditangani mekanik bersertifikat, pengecekan dilakukan sesuai standar pabrikan sehingga kualitas dan keamanan kendaraan lebih terjamin.
Pengguna juga bisa memanfaatkan aplikasi WANDA untuk melakukan booking servis tanpa antre, sehingga proses perawatan menjadi lebih praktis.