Sony dan Honda resmi menghentikan proyek mobil listrik Afeela. (Sumber: Honda)

OTOMOTIF

Proyek Mobil Listrik Sony-Honda Batal, Afeela Resmi Dihentikan

Minggu 29 Mar 2026, 19:20 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Langkah ambisius Sony memasuki industri otomotif akhirnya harus terhenti. Bersama Honda, proyek mobil listrik yang dikembangkan melalui perusahaan patungan Sony Honda Mobility resmi dibatalkan.

Model yang sebelumnya diperkenalkan, termasuk Afeela 1 dan sebuah SUV listrik, dipastikan tidak akan masuk jalur produksi.

Keputusan ini tidak lepas dari kondisi pasar kendaraan listrik global yang dinilai belum stabil. Selain itu, dinamika ekonomi dan perubahan kebijakan turut memengaruhi arah strategi kedua perusahaan.

Situasi ini sekaligus menguatkan pandangan Toyota yang sebelumnya memprediksi adopsi kendaraan listrik tidak akan tumbuh secepat ekspektasi awal.

Baca Juga: Penjualan Suzuki Melejit 64 Persen di Februari 2026, Carry Jadi Tulang Punggung

Dampak Evaluasi Strategi Honda

Dalam pernyataan resminya, Sony Honda Mobility menyebut penghentian proyek Afeela berkaitan erat dengan evaluasi ulang strategi elektrifikasi Honda.

Langkah tersebut juga berdampak pada pembatalan sejumlah model lain seperti:

Perubahan arah ini membuat proyek Afeela kehilangan dukungan teknologi serta sumber daya penting.

Baca Juga: BYD Atto 1 Pimpin Penjualan Mobil Februari 2026, Honda Brio Turun Posisi

Sebelumnya, produksi Afeela direncanakan berlangsung di fasilitas Honda di East Liberty, Ohio, Amerika Serikat.

Namun tanpa kejelasan kelanjutan proyek, rencana tersebut tidak dapat diteruskan. Konsumen yang sudah melakukan pemesanan pun dipastikan akan menerima pengembalian dana penuh.

Tekanan Pasar dan Harga Jadi Tantangan

Selain faktor strategi, tekanan global seperti kenaikan harga komoditas juga menjadi tantangan.

Di sisi lain, berkurangnya insentif seperti kredit pajak membuat minat investor terhadap proyek kendaraan listrik mulai melandai.

Baca Juga: CB400 Super Four Kembali? Honda Beri Sinyal Lewat Motor Conce

Apalagi, Afeela sejak awal diposisikan sebagai mobil premium dengan harga di atas 90.000 dolar AS, sehingga tidak menyasar pasar massal.

Padahal, Afeela menawarkan berbagai teknologi canggih yang cukup kompetitif. Mobil ini dirancang dengan sistem mengemudi pintar berbasis sensor, kamera, dan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan keselamatan.

Tak hanya itu, pengalaman hiburan juga menjadi nilai jual utama, mulai dari audio 360 derajat hingga layar kabin berukuran besar. Bahkan, pengguna dapat menikmati streaming game melalui integrasi PlayStation Remote Play.

Meski batal diproduksi, proyek Afeela menunjukkan bagaimana kolaborasi teknologi dan otomotif bisa menghadirkan inovasi baru. Namun di tengah ketidakpastian pasar EV, pendekatan yang lebih realistis kini menjadi pilihan utama para produsen global.

Tags:
Honda AfeelaSonyHondamobil listrik Hondamobil listrik

Erwan Hartawan

Reporter

Muhammad Faiz Sultan

Editor