Ilustrasi mudik lebaran. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Nasional

Prediksi Kemacetan saat Mudik Lebaran 2026, Pengamat Soroti Jalan Rusak dan Risiko Kecelakaan

Rabu 18 Mar 2026, 06:35 WIB

POSKOTA.CO.ID - Menjelang puncak arus mudik lebaran 2026, potensi kemacetan di sejumlah ruas jalan diperkirakan masih sulit dihindari. Tingginya mobilitas masyarakat yang pulang ke kampung halaman setiap tahun menjadi salah satu faktor utama yang memicu kepadatan lalu lintas di berbagai jalur utama.

Pengamat transportasi yang juga Direktur Eksekutif Institut Studi Transportasi (Instran), Deddy Herlambang menilai kemacetan sudah menjadi fenomena yang hampir tidak terpisahkan dari tradisi mudik di Indonesia.

“Tetap akan macet karena mudik lebaran kalo tidak macet bukan mudik Lebaran," ujar Deddy kepada Poskota, Rabu.

Menurutnya, arus kendaraan yang meningkat drastis menjelang Hari Raya Idulfitri membuat kemacetan sulit dihindari. Bahkan, kondisi tersebut dianggap sebagai bagian dari dinamika perjalanan mudik setiap tahunnya.

Baca Juga: Permintaan Mobil Bekas jelang Mudik Lebaran 2026 Tinggi, Fortuner hingga CR-V jadi Incaran Terbanyak

Deddy menjelaskan bahwa penggunaan transportasi umum massal menjadi salah satu langkah efektif untuk mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan raya. Selain itu, program mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah maupun berbagai instansi juga dinilai mampu membantu menekan volume kendaraan selama periode mudik.

"Bila ingin mengurai kemacetan tetap menggunakan angkutan umum massal atau mudik gratis," ucap Deddy. 

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa tingginya mobilitas masyarakat saat musim mudik juga meningkatkan potensi risiko kecelakaan lalu lintas.

Karena itu, upaya menekan angka kecelakaan di jalan raya dan jalan tol perlu menjadi prioritas utama selama periode mudik.

Baca Juga: Dishub DKI Prediksi Puncak Mudik 18 Maret 2026, 2.088 Personel Disiagakan

"Yang urgent sebenarnya adalah menekan angka kecelakaan sebaiknya mungkin di jalan raya dan Tol," kata dia. 

Di sisi lain, Deddy juga menyoroti pelaksanaan program mudik gratis yang dinilai belum sepenuhnya optimal. Salah satu persoalan yang sering muncul adalah adanya pendaftar ganda dalam sistem pendaftaran.

Kondisi tersebut membuat sebagian kursi bus tidak terisi maksimal pada hari keberangkatan karena sejumlah peserta yang mendaftar di beberapa jadwal akhirnya hanya memilih satu tanggal keberangkatan.

"Karena banyak pemudik yang daftar mudik gratis yang ganda jadi ketika waktu mudik tiba hanya memilih 1 tanggal mudik jadi salah 1 atau salah 2 meninggalkan tanggal mudik gratis yang lain," ujarnya. 

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Mobil Overheat Saat Mudik Lebaran, Jangan Panik!

Ia menjelaskan bahwa evaluasi terhadap pelaksanaan program mudik gratis sebenarnya dilakukan setiap tahun. Meski demikian, kondisi infrastruktur jalan pada mudik tahun ini dinilai menjadi tantangan tambahan.

Curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan sejumlah ruas jalan mengalami kerusakan. Hal ini berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan bagi para pemudik yang melintasi jalur darat.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati selama perjalanan mudik lebaran 2026. Menurut Deddy, situasi tahun ini bahkan perlu dipandang sebagai kondisi yang membutuhkan kewaspadaan ekstra akibat kerusakan jalan di beberapa wilayah.

Ia menegaskan bahwa pemudik perlu meningkatkan kehati-hatian selama perjalanan agar mudik tetap berlangsung aman dan lancar.

“Jadi mudik tahun 2026 penting dilabeli ‘hati-hati karena kedaruratan jalan,” tegasnya.(cr-4). 

Tags:
kerusakan jalanmudik gratiskecelakaan lalu lintaskemacetanmudikmudik lebaran 2026puncak arus mudik lebaran

Tim Poskota

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor