POSKOTA.CO.ID - Raksasa teknologi asal Amerika Serikat, Apple, dikabarkan tengah mempersiapkan perangkat iPhone lipat pertamanya.
Rumor mengenai iPhone Fold sebenarnya telah beredar cukup lama. Sejumlah laporan menyebut, iPhone Fold akan membawa sejumlah teknologi baru.
Selama beberapa tahun terakhir, Samsung sendiri telah menjadi pemain utama dalam kategori HP foldable melalui berbagai produk seperti seri Samsung Galaxy Z Fold.
Namun, jika Apple benar-benar merilis iPhone lipat, pasar perangkat ini berpotensi berubah secara signifikan.
Lantas, apakah iPhone Fold mampu menyaingi dominasi Samsung di pasar ponsel lipat? Simak detail bocoran spesifikasi dan harga lengkapnya.
Baca Juga: iPhone 18 Pro Max Apakah Benar-Benar Patut Ditunggu? Ini Kabarnya yang Jauh Lampaui 17 Pro Max
Spesifikasi iPhone Fold
Dikutip dari kanal YouTube @talkstechnewz, pada Rabu, 18 Maret 2026, berikut adalah spesifikasi iPhone Fold yang bisa menyaingi HP lipat Samsung.
1. Apple Siapkan Desain Foldable Bergaya Buku
Berdasarkan berbagai laporan industri, iPhone lipat pertama Apple diperkirakan akan menggunakan desain lipat seperti buku atau book-style foldable.
Desain ini memungkinkan perangkat memiliki layar besar ketika dibuka, namun tetap ringkas saat dilipat.
Perangkat tersebut dikabarkan memiliki layar utama berukuran sekitar 7,8 inci saat terbuka.
Sementara itu, layar bagian luar diperkirakan berukuran sekitar 5,5 inci yang dapat digunakan untuk aktivitas cepat seperti membaca pesan atau menjawab panggilan.
Proporsi layar ini dinilai berbeda dibandingkan dengan seri Galaxy Z Fold yang cenderung lebih tinggi dan sempit.
Desain iPhone lipat disebut lebih mendekati rasio perangkat seperti Google Pixel Fold yang memiliki bentuk lebih lebar.
Dengan pendekatan tersebut, Apple diperkirakan ingin memberikan pengalaman penggunaan yang lebih nyaman untuk aktivitas multitasking maupun konsumsi konten.
2. Teknologi Layar Minim Lipatan Jadi Keunggulan
Salah satu aspek yang paling menjadi perhatian dalam pengembangan ponsel lipat adalah masalah lipatan pada layar.
Selama ini, hampir semua perangkat lipat masih menampilkan bekas lipatan di bagian tengah layar.
Namun laporan terbaru menyebut bahwa Apple berhasil mengurangi lipatan layar secara signifikan.
Kedalaman lipatan disebut hanya sekitar 0,15 milimeter dengan sudut lipatan kurang dari 2,5 derajat.
Jika angka tersebut benar, maka lipatan pada layar iPhone Fold kemungkinan akan jauh lebih tipis dibandingkan perangkat lipat yang ada saat ini.
Menariknya, masalah lipatan layar ini juga disebut menjadi alasan utama Apple menunda pengembangan perangkat foldable selama beberapa tahun terakhir.
3. Samsung Jadi Pemasok Layar Utama
Meskipun akan bersaing di pasar smartphone lipat, Apple justru menggandeng Samsung untuk memasok layar foldable pada perangkat ini.
Saat ini, Samsung Electronics disebut menjadi satu-satunya pemasok layar lipat untuk generasi pertama iPhone Fold.
Perusahaan lain seperti LG Display dan BOE Technology dikabarkan belum ikut terlibat.
Samsung memang dikenal memiliki pengalaman panjang dalam memproduksi layar OLED fleksibel yang digunakan pada berbagai perangkat lipat.
Dengan pengalaman tersebut, Apple tampaknya ingin memastikan kualitas layar yang digunakan benar-benar memenuhi standar tinggi perusahaan.
4. Performa Didukung Chip A20 Pro
Dari sisi performa, iPhone lipat diperkirakan akan menggunakan prosesor terbaru Apple yakni Apple A20 Pro.
Chip ini diproduksi menggunakan teknologi fabrikasi 2 nanometer oleh TSMC. Teknologi tersebut memungkinkan peningkatan performa sekaligus efisiensi daya yang lebih baik.
Perangkat ini juga dikabarkan akan dilengkapi RAM sebesar 12 GB LPDDR5X. Kombinasi tersebut diharapkan mampu memberikan kinerja optimal untuk menjalankan berbagai aplikasi sekaligus.
Untuk penyimpanan internal, Apple disebut menyiapkan tiga pilihan kapasitas yakni 256 GB, 512 GB, dan 1 TB.
5. Engsel Liquid Metal dan Material Premium
Bagian engsel menjadi salah satu komponen paling penting dalam perangkat lipat. Untuk meningkatkan ketahanan, Apple disebut menggunakan material liquid metal pada sistem engsel perangkat ini.
Material tersebut dikenal memiliki kekuatan tinggi serta mampu bertahan terhadap tekanan berulang yang sering terjadi pada mekanisme lipatan.
Selain itu, bodi perangkat diperkirakan menggunakan kombinasi material titanium dan aluminium agar tetap kuat namun tidak terlalu berat.
Pendekatan ini sejalan dengan strategi Apple dalam menghadirkan desain premium sekaligus tahan lama.
6. Sistem Operasi Dirancang Khusus untuk Foldable
Di sektor perangkat lunak, Apple disebut tengah menyiapkan sistem operasi baru yakni iOS 27 yang dirancang khusus untuk perangkat lipat.
Berbeda dengan pendekatan sebelumnya yang memanfaatkan aplikasi iPad, Apple disebut mendesain ulang aplikasi iPhone agar dapat menyesuaikan dengan layar lipat.
Antarmuka baru ini diperkirakan menghadirkan tampilan yang lebih luas dengan kemampuan multitasking seperti menjalankan dua aplikasi sekaligus dalam satu layar.
Dengan cara ini, Apple berusaha menciptakan pengalaman yang berada di tengah-tengah antara iPhone dan iPad.
Harga iPhone Fold
Dari sisi harga, iPhone lipat diprediksi akan menjadi perangkat iPhone paling mahal yang pernah dirilis Apple.
Harga awal perangkat ini diperkirakan sekitar 1.999 dolar AS untuk varian penyimpanan 256 GB.
Sementara varian 512 GB diperkirakan dijual sekitar 2.199 dolar AS dan model 1 TB bisa mencapai 2.399 dolar AS.
Harga tersebut membuat perangkat ini berada di kelas premium yang sama dengan perangkat lipat flagship dari Samsung.
Baca Juga: Tecno Spark 40, Desain Mirip iPhone 17 Pro dengan Harga Dibawah Rp2 Juta
Apakah iPhone Fold Bisa Saingi HP Lipat Samsung?
Jika benar diluncurkan pada 2026, kehadiran iPhone Fold berpotensi mengubah peta persaingan di pasar smartphone lipat global.
Selama beberapa tahun terakhir, segmen ponsel lipat masih didominasi oleh sejumlah produsen Android, khususnya Samsung Electronics melalui lini perangkat Samsung Galaxy Z Fold.
Hingga saat ini, kategori smartphone lipat masih dianggap sebagai pasar yang relatif terbatas atau niche.
Jumlah penggunanya belum sebesar pasar smartphone konvensional, terutama karena faktor harga yang tinggi serta kekhawatiran sebagian konsumen terhadap ketahanan teknologi layar lipat.
Namun situasi tersebut berpotensi berubah apabila Apple benar-benar merilis iPhone lipat pertamanya.
Kehadiran Apple dinilai mampu menarik perhatian pasar yang lebih luas, mengingat perusahaan tersebut memiliki basis pengguna global yang sangat besar serta ekosistem perangkat yang kuat.
Selain itu, Apple dikenal memiliki pengaruh signifikan dalam mendorong adopsi teknologi baru di kalangan konsumen.
Dengan reputasi tersebut, iPhone Fold diperkirakan dapat menjadi pesaing serius bagi perangkat lipat yang saat ini telah lebih dulu hadir di pasar.
Tidak hanya bagi Samsung, tetapi juga bagi sejumlah produsen smartphone lain yang mulai mengembangkan perangkat dengan teknologi layar fleksibel.