POSKOTA.CO.ID - Kue nastar selalu menjadi salah satu sajian favorit saat Lebaran. Kue kering berbentuk bulat dengan isian selai nanas ini dikenal memiliki tekstur lembut serta permukaan kuning keemasan yang mengilap. Namun, tidak sedikit orang mengalami masalah ketika membuatnya: permukaan nastar retak setelah dipanggang.
Padahal, tampilan nastar yang halus dan rapi sering menjadi indikator keberhasilan dalam membuat kue kering ini. Retakan pada bagian atas biasanya terjadi karena kesalahan kecil dalam proses pengolesan telur atau teknik memanggang.
Kabar baiknya, masalah tersebut sebenarnya bisa dihindari jika memahami penyebabnya dan menerapkan teknik yang tepat saat membuat nastar di rumah.
Baca Juga: Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di DKI Jakarta Selasa 17 Maret 2026
Penyebab Permukaan Nastar Retak Setelah Dipanggang
Beberapa faktor dapat membuat lapisan kuning telur pada nastar pecah saat dipanggang. Salah satu penyebab paling umum adalah suhu oven yang terlalu tinggi.
Ketika suhu oven terlalu panas, adonan nastar akan mengembang terlalu cepat. Akibatnya, lapisan telur yang berada di permukaan tidak mampu mengikuti perubahan bentuk adonan sehingga muncul retakan kecil.
Selain itu, waktu pengolesan telur juga sangat berpengaruh. Mengoleskan kuning telur saat adonan masih mentah atau ketika kue baru keluar dari oven dalam kondisi sangat panas dapat menyebabkan lapisan tersebut mudah pecah setelah mengering.
Kondisi selai nanas juga perlu diperhatikan. Selai yang terlalu basah mengandung banyak air. Ketika dipanggang, air tersebut akan menguap dan menghasilkan tekanan dari dalam kue. Tekanan ini dapat mendorong adonan dan membuat permukaan nastar retak.
Ketebalan olesan telur juga berperan besar. Jika lapisan telur terlalu tebal, bagian luar akan cepat mengeras saat terkena panas oven, sementara bagian dalamnya masih mengembang. Perbedaan ini sering menyebabkan permukaan kue pecah.
Faktor lain yang sering luput dari perhatian adalah tekstur adonan. Adonan yang terlalu lembek misalnya karena mentega dikocok terlalu lama atau takaran tepung kurang dapat membuat nastar melebar ketika dipanggang. Ketika bentuknya berubah, lapisan telur di atasnya ikut pecah.
Teknik Memanggang Nastar Agar Permukaannya Mulus
Salah satu teknik yang banyak digunakan oleh pembuat kue rumahan maupun profesional adalah metode memanggang dua tahap.
Pada tahap pertama, nastar dipanggang selama sekitar 15 hingga 20 menit hingga setengah matang. Setelah itu, kue dikeluarkan dari oven dan dibiarkan hingga suhunya sedikit turun.
Baru setelah itu permukaan nastar diolesi campuran kuning telur.
Agar tampilan kue lebih mengilap, kuning telur dapat dicampur sedikit minyak atau susu cair. Oleskan tipis secara merata menggunakan kuas khusus kue.
Setelah proses pengolesan selesai, nastar dipanggang kembali dengan suhu lebih rendah, sekitar 120 hingga 130 derajat Celsius hingga matang sempurna.
Rahasia nastar yang mulus sebenarnya ada di proses oles telur dan suhu oven. Kalau terlalu panas atau olesannya terlalu tebal, permukaan kue mudah retak.
Baca Juga: Warga Tak Perlu Panic Buying, Wamen ESDM Pastikan Stok BBM Jelang Lebaran Aman
Tips Tambahan Agar Nastar Tampil Cantik
Selain teknik memanggang, ada beberapa langkah sederhana yang dapat membantu menghasilkan nastar dengan tampilan lebih rapi:
- Gunakan selai nanas yang cukup kering agar tidak mengeluarkan banyak uap saat dipanggang
- Pastikan adonan tidak terlalu lembek
- Oleskan telur secara tipis dan merata
- Gunakan suhu oven stabil dan tidak terlalu tinggi
Dengan memperhatikan detail kecil tersebut, nastar yang dihasilkan biasanya akan memiliki permukaan yang lebih halus, mengilap, dan tidak mudah retak.
Permukaan nastar yang retak sebenarnya bukan masalah besar, tetapi bisa memengaruhi tampilan kue secara keseluruhan. Penyebabnya pun beragam, mulai dari suhu oven, waktu pengolesan telur, hingga kondisi adonan dan selai nanas.
Dengan teknik memanggang dua tahap serta olesan telur yang tepat, hasil nastar biasanya akan lebih mulus dan menarik. Cara sederhana ini bisa membantu siapa saja membuat kue Lebaran yang tidak hanya lezat, tetapi juga cantik saat disajikan.