POSKOTA.CO.ID - Harga emas logam mulia produksi Antam masih tercatat mengalami penurunan pada perdagangan hari ini, Senin pagi, 16 Maret 2026.
Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia Antam, harga emas masih mengacu pada harga perdagangan Sabtu, 14 Maret 2026, pukul 08.27 WIB.
Pada perdagangan sebelumnya, harga emas Antam berada di level Rp3.021.000 per gram.
Namun, pembaruan terakhir menunjukkan penurunan sebesar Rp24.000 per gram, sehingga harga emas kini berada di Rp2.997.000 per gram.
Tidak hanya harga jual, harga buyback atau harga yang diterima jika pemilik emas ingin menjual kembali emas batangan ke Antam juga ikut menurun.
Pada pagi ini, harga buyback tercatat turun sebesar Rp34.000, dari sebelumnya Rp2.783.000 per gram menjadi Rp2.749.000 per gram.
Sebagai catatan, pembaruan harga emas Antam biasanya dilakukan setiap hari pada pukul 08.30 WIB.
Perubahan harga ini menjadi indikator penting bagi masyarakat dan investor dalam merencanakan pembelian maupun penjualan emas batangan.
Dengan harga emas Antam yang kembali turun ke level Rp2.997.000 per gram, apakah ini saat yang tepat untuk membeli? Simak selengkapnya.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini 14 Maret 2026 Turun ke Rp3.021.000 per Gram, Peluang Beli?
Daftar Harga Emas Antam Hari Ini
Berikut adalah daftar harga emas Antam per Senin, 16 Maret 2026 yang bisa disimak selengkapnya.
- 0,5 gram: Rp1,548,500
- 1 gram: Rp2,997,000
- 2 gram: Rp5,934,000
- 3 gram: Rp8,876,000
- 5 gram: Rp14,760,000
- 10 gram: Rp29,465,000
- 25 gram: Rp73,537,000
- 50 gram: Rp146,995,000
- 100 gram: Rp293,912,000
- 250 gram: Rp 734,515,000
- 500 gram: Rp1,468,820,000
- 1.000 gram: Rp2,937,600,000
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini 10 Maret 2026 Stagnan di Rp3.039.000 per Gram, Momentum Beli?
Apakah Saatnya Koleksi Emas?
Penurunan harga emas Antam ini kerap menjadi momen bagi sebagian investor untuk menambah koleksi atau melakukan investasi jangka panjang.
Harga yang menurun bisa dimanfaatkan sebagai peluang membeli emas dengan biaya lebih rendah, terutama bagi yang memprioritaskan investasi aman dan stabil.
Namun, investor juga perlu memperhatikan tren pasar global, fluktuasi nilai tukar rupiah, serta perkembangan ekonomi domestik yang dapat memengaruhi harga emas ke depannya.
Dengan begitu, keputusan membeli emas tidak hanya didasarkan pada penurunan harga sesaat, tetapi juga analisis potensi keuntungan jangka panjang.