BOGOR, POSKOTA.CO.ID - Bupati Bogor, Rudy Susmanto menghadirkan program Bazar Ramadhan Istimewa yang dibalut dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Operasi Pasar sebagai langkah pemerintah daerah dalam mengendalikan stabilitas harga jelang hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
GPM diadakan berbarengan di dua lecamatan yakni Cibungbulang dan juga Citeureup. Supaya masyarakat dapat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
Rudy menjelaskan, dalam GPM tersebut, masyarakat dapat membeli paket sembako dengan harga Rp40 ribu hingga Rp50 ribu. Jika dibandingkan dengan harga normal dipasaran, harganya bisa mencapai Rp100 ribu.
“Program ini kami hadirkan agar masyarakat yang membutuhkan tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan,” kata Rudy, Minggu, 15 Maret 2025.
Baca Juga: Bupati Bogor Optimis Selesaikan 24.000 Rutilahu 100 Persen pada 2029, Babakan Madang Jadi Prioritas
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor, Melly Kamelia mengatakan, kegiatan GPM tersebut merupakan kolabolator antara Pemkab Bogor dengan Pemprov Jabar lewat program Operasi Pasar Bersubsidi (OPAD).
“Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat tinggi. Bahkan sejak pagi masyarakat sudah mulai mengantre untuk mendapatkan paket sembako. Untuk hari ini kita menyiapkan sekitar 3.000 paket di setiap kecamatan,” ujar Melly.
Melly menambahkan, selain menyediakan paket sembako murah, GPM tersebut juga menyediakan kegiatan bazar Ramadhan yang melibatkan pelaku usaha, retail modern, serta pelaku UMKM.
"Pemerintah Kabupaten Bogor berharap melalui kegiatan bazar Ramadan, gerakan pangan murah, dan operasi pasar ini dapat membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri," pungkasnya. (cr-6)