Potensi Perbedaan Tanggal Lebaran 2026, Ini Jadwal Idul Fitri Versi Muhammadiyah dan Pemerintah

Sabtu 14 Mar 2026, 15:00 WIB
Ilustrasi - Perbedaan metode penentuan awal Syawal membuat Lebaran 2026 diprediksi jatuh pada 20 atau 21 Maret. Simak penjelasan hisab Muhammadiyah dan rukyatul hilal pemerintah. (Sumber: Gemini AI)

Ilustrasi - Perbedaan metode penentuan awal Syawal membuat Lebaran 2026 diprediksi jatuh pada 20 atau 21 Maret. Simak penjelasan hisab Muhammadiyah dan rukyatul hilal pemerintah. (Sumber: Gemini AI)

Metode hisab mengandalkan perhitungan astronomi yang sudah ditentukan jauh hari sebelumnya. Sementara metode rukyat menunggu hasil pengamatan hilal secara langsung di lapangan.

Perbedaan metode tersebut terkadang menyebabkan awal Ramadhan maupun Idul Fitri berbeda satu hari. Meski demikian, hal ini bukanlah sesuatu yang baru dan sudah lama menjadi bagian dari dinamika praktik keagamaan di Indonesia yang beragam.

Baca Juga: Batas Terakhir Bayar Zakat Fitrah 2026 Kapan? Simak Waktu, Besaran, Cara Bayar, dan Niatnya

Masyarakat Diminta Menunggu Keputusan Resmi

Pemerintah biasanya akan mengumumkan secara resmi tanggal Idul Fitri setelah sidang isbat yang digelar menjelang akhir Ramadhan.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk menunggu hasil keputusan resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia agar pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri dapat berjalan dengan tertib dan serentak di berbagai wilayah Indonesia.


Berita Terkait


News Update