Metode hisab mengandalkan perhitungan astronomi yang sudah ditentukan jauh hari sebelumnya. Sementara metode rukyat menunggu hasil pengamatan hilal secara langsung di lapangan.
Perbedaan metode tersebut terkadang menyebabkan awal Ramadhan maupun Idul Fitri berbeda satu hari. Meski demikian, hal ini bukanlah sesuatu yang baru dan sudah lama menjadi bagian dari dinamika praktik keagamaan di Indonesia yang beragam.
Baca Juga: Batas Terakhir Bayar Zakat Fitrah 2026 Kapan? Simak Waktu, Besaran, Cara Bayar, dan Niatnya
Masyarakat Diminta Menunggu Keputusan Resmi
Pemerintah biasanya akan mengumumkan secara resmi tanggal Idul Fitri setelah sidang isbat yang digelar menjelang akhir Ramadhan.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk menunggu hasil keputusan resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia agar pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri dapat berjalan dengan tertib dan serentak di berbagai wilayah Indonesia.
