Anggota supeltas membagikan takjil kepada warga di wilayah Gadog, Puncak, Kabupaten Bogor pasa Kamis 12 Maret 2026. (Sumber: Poskota/Giffar Rivana)

JAKARTA RAYA

Polres Bogor Libatkan 65 Supeltas untuk Berantas Joki Jalur Puncak saat Operasi Ketupat Lodaya 2026

Jumat 13 Mar 2026, 15:25 WIB

BOGOR, POSKOTA.CO.ID - Polres Bogor kembali melibatkan sukarelawan pengatur lalu lintas atau Supeltas untuk membantu petugas kepolisian mengantisipasi kemacetan akibat praktik joki jalur alternatif di kawasan wisata Puncak selama Operasi Ketupat Lodaya 2026.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan sebanyak 65 supeltas akan dikerahkan untuk membantu pengaturan arus kendaraan di sejumlah titik strategis, mulai dari jalur utama Puncak hingga beberapa jalur alternatif yang kerap digunakan pemudik maupun wisatawan saat libur Lebaran.

Menurut Wikha, keberadaan supeltas dinilai penting untuk membantu mengurai potensi kepadatan lalu lintas, khususnya pada masa libur panjang Idulfitri.

“Pasti kita tetap melibatkan supeltas. Kami sudah memprediksi kemungkinan lonjakan kendaraan bukan hanya saat arus mudik, tetapi justru pada hari pertama atau kedua Lebaran ketika masyarakat mulai memanfaatkan masa libur,” ujar Wikha kepada wartawan, Jumat, 13 Maret 2026.

Baca Juga: Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali, Catat Tanggalnya

Ia menjelaskan, peningkatan volume kendaraan pada periode tersebut diperkirakan akan memicu kepadatan, terutama di jalur alternatif yang sering dimanfaatkan pengendara untuk menghindari kemacetan di jalur utama Puncak.

Selain mengerahkan supeltas, Polres Bogor juga mendapat dukungan tambahan personel untuk memperkuat pengamanan dan pengaturan lalu lintas.

“Kami juga mendapat bantuan sekitar 100 personel dari Brimob Kedung Halang serta 50 personel dari Samapta Baharkam Mabes Polri,” jelasnya.

Dukungan tambahan personel tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengawasan sekaligus menekan praktik joki jalur alternatif yang kerap memanfaatkan kepadatan kendaraan di kawasan wisata Puncak.

Sebagai informasi, Operasi Ketupat Lodaya 2026 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026.

Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik dan wisata selama periode tersebut, Polres Bogor juga telah menyiapkan 14 pos pengamanan yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Bogor.

“Polres Bogor menyiapkan total 14 pos pengamanan di seluruh wilayah Kabupaten Bogor,” pungkas Wikha. (cr-6)

Tags:
PuncakOperasi Ketupat Lodaya 2026.Bogorsukarelawan pengatur lalu lintasSupeltas

Tim Poskota

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor