POSKOTA.CO.ID - Emas dan perak masih menjadi instrumen investasi favorit di Indonesia berkat kemampuannya menjaga nilai aset dalam jangka panjang.
Pada era digital, cara membeli logam mulia tidak lagi terbatas pada toko fisik. Investor bisa mendapatkan emas dan perak melalui berbagai platform daring, satu di antaranya aplikasi Pintu.
Sejak lama, emas dan perak dikenal sebagai aset lindung nilai atau safe haven. Ketika kondisi ekonomi global mengalami ketidakpastian, banyak investor memilih memindahkan dana mereka ke logam mulia karena nilainya cenderung stabil.
Selain itu, keduanya memiliki beberapa keunggulan utama, seperti, kedua logam ini memiliki nilai intrinsik yang diakui secara global. Dengan likuiditas tinggi, keduanya mudah diperjualbelikan kapan saja.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini 12 Maret 2026 usai Naik di Level Rp3.087.000, Saatnya Cuan?
Seiring berkembangnya teknologi finansial, investor kini memiliki lebih banyak cara untuk berinvestasi dalam emas crypto dan perak ETF tertokenisasi. Namun, Anda harus mengetahui cara trading crypto itu endiri.
Sebelum melangkah lebih jauh, sebaiknya Anda memilih aplikasi investasi emas crypto yang terbaik. Begitu banyak pilihan platform penjual emas crypto.
Tempat Beli Emas
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan. Setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum berinvestasi.
- Emas Fisik di Toko Resmi
Cara paling tradisional adalah membeli emas fisik di toko emas atau distributor resmi. Salah satu yang paling populer di Indonesia adalah emas batangan yang diproduksi oleh PT Antam. Investor biasanya membeli emas dalam bentuk emas batangan, koin emas, perhiasan emas.
Baca Juga: Update Harga Emas Perhiasan 24 Karat Hari Ini 12 Maret 2026: Tertinggi Rp2,690 Juta per Gram
Kelebihan membeli emas fisik adalah investor benar-benar memiliki logam mulia tersebut. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti biaya penyimpanan, risiko kehilangan, serta selisih harga jual dan beli.
- Beli Emas Digital
Selain emas fisik, masyarakat kini dapat membeli emas digital melalui aplikasi investasi. Emas digital memungkinkan investor membeli emas dengan nominal kecil tanpa harus menyimpannya secara fisik.
Beberapa keuntungan emas digital, seperti membeli mulai dari nominal kecil, tidak perlu menyimpan emas secara fisik, transaksi dapat dilakukan kapan saja dan harga mengikuti pasar emas global
Bahkan saat ini mulai berkembang konsep dengan munculnya emas crypto, dengan aplikasi Pintu, Anda bisa membeli emas crypto yang lebih aman dan mudah.
- Investasi Emas Crypto
Emas crypto merupakan representasi emas dalam bentuk aset crypto yang diperdagangkan di jaringan blockchain. Konsep ini memungkinkan investor memiliki eksposur terhadap harga emas tanpa harus menyimpan emas fisik.
Beberapa keunggulan emas crypto antara lain:
- Transaksi cepat dan transparan
- Dapat diakses secara global
- Mudah diperdagangkan seperti aset crypto lainnya
- Bisa menjadi alternatif diversifikasi portofolio
Di Indonesia, salah satu platform yang menyediakan akses ke aset digital adalah Pintu. Aplikasi ini memungkinkan pengguna membeli dan mengelola berbagai aset crypto melalui smartphone dengan antarmuka yang sederhana.
Dimana Bisa Beli Perak di Indonesia?
Selain emas, perak juga mulai menarik perhatian investor. Meskipun nilainya lebih rendah dibanding emas, perak memiliki potensi pertumbuhan yang menarik karena digunakan dalam berbagai industri seperti teknologi, energi surya, dan elektronik.
Berikut beberapa cara membeli perak di Indonesia.
- Perak Fisik
Seperti emas, perak juga dapat dibeli dalam bentuk fisik seperti perak batangan, koin perak investasi, perhiasan perak. Namun, pasar perak fisik di Indonesia tidak sebesar emas. Oleh karena itu, pilihan produk investasi perak biasanya lebih terbatas.
- ETF Perak
Alternatif lain adalah berinvestasi melalui Exchange Traded Fund (ETF) yang melacak harga perak. ETF memungkinkan investor memiliki eksposur terhadap harga perak tanpa harus membeli logam fisiknya. ETF biasanya diperdagangkan di bursa saham internasional sehingga investor perlu menggunakan platform investasi global untuk mengaksesnya.
- ETF Perak Tertokenisasi
Inovasi terbaru dalam dunia investasi adalah ETF perak tertokenisasi. Konsep ini menggabungkan ETF tradisional dengan teknologi blockchain sehingga aset tersebut dapat diperdagangkan dalam bentuk token digital.
Salah satu contoh produk tersebut adalah SLVON, yaitu ETF perak yang telah di tokenisasi. Dilansir dari Pintu, SLVON memungkinkan investor mendapatkan eksposur terhadap ETF perak dengan cara yang lebih fleksibel karena asetnya tersedia dalam bentuk token digital.
Cara kerja SLVON cukup menarik. Token ini merepresentasikan kepemilikan atas ETF perak yang mendasarinya. Dengan demikian, pergerakan harga token akan mengikuti harga ETF perak di pasar global.
Melalui mekanisme ini, investor dapat mengakses pasar perak dengan cara yang lebih modern tanpa harus membuka akun di bursa internasional secara langsung.
Keuntungan Investasi Emas dan Perak Digital
Investasi logam mulia dalam bentuk digital menawarkan berbagai keunggulan dibandingkan metode konvensional.
- Akses Lebih Mudah
Investor dapat membeli emas atau perak hanya melalui aplikasi di smartphone tanpa harus pergi ke toko fisik.
- Modal Lebih Fleksibel
Jika emas fisik biasanya dijual dalam gram tertentu, aset digital memungkinkan pembelian dengan nominal yang jauh lebih kecil.
- Likuiditas Tinggi
Aset emas crypto atau ETF perak tertokenisasi dapat diperjualbelikan kapan saja sehingga investor lebih mudah mencairkan investasinya.
- Diversifikasi Portofolio
Investor dapat menggabungkan berbagai aset seperti crypto, emas crypto, dan ETF perak tertokenisasi dalam satu portofolio investasi.
Tips Aman Beli Emas dan Perak
Agar investasi logam mulia tetap aman dan menguntungkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
- Pilih Platform Terpercaya
Pastikan membeli emas atau perak melalui platform yang memiliki reputasi baik serta sistem keamanan yang kuat.
- Pelajari Instrumen Investasi
Setiap instrumen memiliki karakteristik berbeda. Oleh karena itu, penting memahami cara kerja emas fisik, emas digital, maupun ETF tertokenisasi.
- Diversifikasi Portofolio
Jangan hanya berinvestasi pada satu jenis aset. Menggabungkan emas, perak, dan crypto dapat membantu mengurangi risiko investasi.
- Pantau Perkembangan Pasar
Harga emas dan perak sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global, seperti inflasi, suku bunga, dan nilai dolar AS.
Kesimpulannya, pada tahun 2026, cara membeli emas dan perak di Indonesia semakin beragam. Investor tidak hanya bisa membeli logam mulia secara fisik di toko emas, tetapi juga melalui platform digital yang menawarkan emas crypto maupun ETF perak tertokenisasi.
Inovasi seperti SLVON membuka peluang baru bagi investor untuk mendapatkan eksposur terhadap harga perak secara digital. Selain itu, platform seperti Pintu juga memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat untuk mengenal dunia aset digital melalui berbagai fitur investasi dan edukasi.