POSKOTA.CO.ID - Harga emas logam mulia Antam diperkirakan akan mengalami koreksi tipis hari ini, Kamis, 12 Maret 2026.
Namun, momentum kenaikan emas tetap memberikan peluang bagi para pemilik emas untuk mengambil keuntungan.
Seperti diketahui, pada perdagangan Rabu, 11 Maret 2026, harga emas Antam naik signifikan sebesar Rp40.000 per gram, menembus level Rp3.087.000.
Sebelumnya, harga emas ukuran 1 gram sendiri berada di Rp3.047.000, sehingga peningkatan ini cukup menarik bagi para investor yang menantikan momentum jual.
Tidak hanya harga jual, harga buyback atau harga pembelian kembali emas Antam juga meningkat.
Buyback emas tercatat Rp2.847.000 per gram, naik sekitar Rp45.000 dibandingkan hari sebelumnya.
Hal tersebut menunjukkan bahwa Antam memperkuat likuiditas bagi konsumen yang ingin melepas emas Anda, sekaligus menegaskan tren positif di pasar emas fisik.
Lantas, apakah hari ini saat yang tepat untuk jual emas Antam? Mari simak informasi selengkapnya.
Baca Juga: Harga Emas Antam Update Hari Ini Selasa 10 Februari 2026 Naik Rp14.000
Daftar Harga Emas Antam Hari Ini
Berikut adalah rincian harga emas Antam yang tercatat pada perdagangan hari ini, Kamis 12 Maret 2026.
- 0,5 gram: Rp1.593.500
- 1 gram: Rp3.087.000
- 2 gram: Rp6.114.000
- 3 gram: Rp9.146.000
- 5 gram: Rp15.185.000
- 10 gram: Rp30.315.000
- 25 gram: Rp75.787.000
- 50 gram: Rp151.495.000
- 100 gram: Rp302.912.000
- 250 gram: Rp757.015.000
- 500 gram: Rp1.513.820.000
- 1.000 gram: Rp3.027.600.000
Perlu dicatat bahwa, pembaruan harga emas logam mulia Antam dilakukan setiap pukul 08.30 WIB.
Jadi, meski daftar di atas mengacu pada harga terakhir, nilai perdagangan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar global dan nilai tukar Rupiah.
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Turun Tipis Hari Ini 13 Februari 2026, Momentum Tepat untuk Beli?
Saat Tepat Mengambil Untung?
Bagi investor yang telah menahan emas sejak awal bulan, lonjakan harga hingga Rp3.087.000 per gram menjadi momentum menarik untuk mengambil cuan.
Namun, bagi pembeli baru, meskipun harga sedang tinggi, emas tetap merupakan aset jangka panjang yang aman untuk lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi.
Jadi, disarankan untuk memperhatikan tren pergerakan harga emas dunia, nilai tukar Rupiah, dan kebijakan suku bunga sebagai faktor yang dapat memengaruhi harga emas dalam jangka pendek.
Dengan strategi yang tepat, baik investor lama maupun baru dapat memaksimalkan keuntungan dari instrumen investasi logam mulia ini.
