Pemudik Mulai Padati Terminal Pulogebang Jelang Arus Mudik Lebaran 2026

Rabu 11 Mar 2026, 16:02 WIB
Situasi penumpang di Terminal Pulogebang Jelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah, Rabu, 11 Maret 2026. (Sumber: Poskota/M. Tegar Jihad)

Situasi penumpang di Terminal Pulogebang Jelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah, Rabu, 11 Maret 2026. (Sumber: Poskota/M. Tegar Jihad)

“Belum libur, izin satu hari. Besok kan terakhir,” kata Rudi.

Ia juga mengungkapkan kebiasaannya pulang kampung lebih awal sudah dilakukan hampir setiap tahun. Biasanya ia mudik ketika bulan Ramadan memasuki hari ke-20 hingga ke-22.

“Memang tiap tahun biasanya pas puasa 20 sampai 22 hari baru pulang kampung,” ujarnya.

Baca Juga: Kemenhub Prediksi Puncak Arus Mudik Terjadi Pada 16 dan 18 Maret

Fasilitas Terminal Pulogebang Dinilai Lebih Nyaman

Terkait fasilitas, Rudi menilai Terminal Pulogebang saat ini jauh lebih nyaman dibandingkan terminal lama yang pernah ia gunakan sebelumnya.

“Enak, nyaman sih. Nggak ada kekurangan, cukup lah. Aman juga dibanding dulu yang dari Terminal Pulo Gadung,” katanya.

Untuk perjalanan mudik kali ini, Rudi memilih menggunakan bus Sinar Jaya. Ia mengaku kerap mencoba berbagai perusahaan otobus saat mudik.

“Beda-beda sih. Sekarang pengen coba naik Sinar Jaya. Dulu pernah pakai Haryanto, kadang Karina,” ujarnya.

Baca Juga: Dishub Bogor Periksa Bus Jelang Mudik Lebaran 2026, Sopir dan Kernet Lakukan Tes Kesehatan

Tiket Diprediksi Naik Jelang Puncak Mudik

Rudi memperkirakan harga tiket akan melonjak mendekati puncak arus mudik Lebaran. Bahkan menurutnya tarif bus bisa naik hampir dua kali lipat dibanding hari biasa.

“Kalau misalnya tanggal 13 nanti bisa sampai Rp620 ribu,” katanya.

Ia berharap pemerintah dapat menjaga agar harga tiket transportasi tetap terkendali selama masa mudik Lebaran.


Berita Terkait


News Update