Jika dibandingkan dengan survei tahun sebelumnya, angka tersebut mengalami penurunan sekitar 1,75 persen. Meski demikian, Kementerian Perhubungan tetap mengantisipasi kemungkinan adanya lonjakan di lapangan.
"Pada survei tahun ini jumlah masyarakat yang akan melakukan pergerakan sebesar 143,9 juta Kalau dihadapkan dengan survei memang ada penurunan sebesar 1,75 persen," katanya.
Provinsi tujuan terbesar adalah Jawa Tengah dengan prediksi jumlah orang bergerak sebanyak 38,71 juta orang. (cr-4)
