JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Aktivitas penumpang di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, mulai menunjukkan peningkatan menjelang arus mudik Lebaran 2026. Meskipun belum terlalu signifikan, jumlah penumpang yang berangkat dari terminal terbesar di Jakarta tersebut tercatat mengalami kenaikan dibandingkan hari-hari biasa.
Komandan Regu B Terminal Pulogebang, Daryanto, mengungkapkan bahwa hingga Rabu, 11 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, tercatat sebanyak 581 penumpang telah diberangkatkan menggunakan 83 unit bus dari terminal tersebut.
“Untuk yang berangkat jumlah busnya 83 dengan penumpang 581 orang. Tapi kalau yang datang jumlah busnya 183 dengan penumpang 527,” ujar Daryanto saat ditemui di Terminal Pulogebang.
Sementara itu, untuk kedatangan, tercatat sebanyak 183 bus tiba di Terminal Pulogebang dengan total 527 penumpang.
Baca Juga: Pemudik Mulai Padati Terminal Pulogebang Jelang Arus Mudik Lebaran 2026
Puncak Arus Mudik Diprediksi Terjadi H-3 Lebaran
Daryanto menjelaskan bahwa data tersebut dihitung sejak pukul 00.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB pada hari yang sama. Berdasarkan catatan sementara, terjadi peningkatan jumlah penumpang meski belum terlalu signifikan.
“581 penumpang itu dihitung dari jam 12 malam sampai sekarang jam 10 pagi,” jelasnya.
Ia menambahkan, peningkatan penumpang saat ini masih berada pada tahap awal menjelang musim mudik Lebaran.
Menurut Daryanto, puncak arus mudik di Terminal Pulogebang diperkirakan akan terjadi sekitar H-3 Lebaran. Momentum tersebut biasanya bertepatan dengan dimulainya libur sekolah, yang kerap menjadi pemicu lonjakan jumlah pemudik.
“Kalau arus puncaknya itu kita menunggu anak sekolah mulai libur. Biasanya sekitar H-3 menjelang Lebaran, di situ mulai agak ramai. Puncak-puncaknya ya di H-3,” ungkapnya.
Saat ini, jumlah penumpang memang mulai meningkat dibandingkan hari biasa, meskipun kenaikannya masih terbatas.
“Untuk hari ini peningkatannya tidak terlalu banyak, sekitar 100 penumpang lebih dibandingkan hari biasa,” katanya.
Pergerakan Penumpang Berpotensi Capai 3.500 Orang
Pada hari normal, jumlah penumpang yang dilayani Terminal Pulogebang dapat mencapai sekitar 1.300 hingga 1.500 orang per hari.
Baca Juga: Ramp Check Diperketat Jelang Mudik Lebaran 2026, Menhub: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama
“Kalau hari-hari biasa itu bisa 1.300 sampai 1.500 penumpang. Itu terhitung dari jam 00.00 sampai pagi sekitar jam 06.00 atau 07.00,” ujar Daryanto.
Namun hingga pukul 10.00 WIB hari ini, jumlah penumpang yang tercatat masih berada di angka 581 orang.
Ia memperkirakan angka tersebut berpotensi meningkat signifikan hingga malam hari.
“Prediksinya bisa sampai sekitar 3.500 penumpang untuk hari ini,” jelasnya.
Baca Juga: Jalur Utama di Jawa Barat yang Diprediksi Macet Saat Mudik Lebaran, Cek Rute Alternatifnya
Pada puncak arus mudik, jumlah bus yang berangkat dari Terminal Pulogebang diperkirakan bisa mencapai lebih dari 300 unit dengan jumlah penumpang yang meningkat tajam.
“Kalau puncak arus mudik itu bisa sampai 300 lebih bus. Tahun kemarin saja penumpangnya sampai 5.000 orang,” kata Daryanto.
Ia berharap jumlah pemudik tahun ini bisa meningkat seiring dengan semakin baiknya fasilitas yang tersedia di terminal tersebut.
“Mudah-mudahan dengan fasilitas yang lebih nyaman, jumlah penumpangnya bisa lebih dari tahun kemarin yang mencapai 5.000 orang,” ujarnya.
Baca Juga: Daftar Gadget yang Wajib Dibawa Saat Mudik 2026: Dari Power Bank hingga GPS
Persiapan Terminal Hadapi Lonjakan Pemudik
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang Lebaran, pihak terminal telah melakukan berbagai persiapan dengan melibatkan sejumlah instansi terkait.
“Kita berkaca dari tahun-tahun kemarin, jadi kita selalu bekerja sama dengan jajaran samping di sini, ada dari Polri, dari kesehatan, termasuk ramp check juga sudah dilakukan,” kata Daryanto.
Terminal Pulogebang juga menyiapkan posko kesehatan bagi penumpang yang membutuhkan layanan pemeriksaan kesehatan.
“Posko kesehatan ada satu di ujung dekat Yankes, cuma untuk sekarang mejanya belum dibuka karena biasanya mulai aktif H-9 atau H-8 sebelum Lebaran,” jelasnya.
Baca Juga: Daftar Jalur Arus Mudik Lebaran 2026 di Jabar yang Diprediksi Macet, Ini Rute Alternatifnya
Dari sisi pengamanan, sekitar 30 personel kepolisian disiagakan setiap hari untuk membantu menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas di terminal.
Selain kepolisian, petugas yang bertugas juga berasal dari berbagai unsur seperti Kementerian Perhubungan, Dinas Perhubungan, hingga anggota Pramuka.
“Dari Polsek sekitar 30-an personel per hari. Belum dari kementerian, dari Pramuka, dan dari Dishub sendiri. Jadi masing-masing sudah ada yang ditugaskan,” katanya.
Selain layanan transportasi, Terminal Pulogebang juga menyediakan ruang istirahat sementara bagi penumpang yang membutuhkan tempat beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.
“Di sini juga ada ruang istirahat atau penginapan sementara. Biasanya untuk penumpang yang sudah punya tiket atau yang kemalaman dan harus menunggu bus berikutnya,” ujar Daryanto.
Biaya yang dikenakan untuk menggunakan fasilitas tersebut juga relatif terjangkau.
“Harganya cuma Rp15.000 untuk satu kali 24 jam, jadi sifatnya hanya untuk istirahat sementara,” katanya.
Di akhir keterangannya, Daryanto mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar tetap menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan.
“Imbauan dari kami karena sifatnya pelayanan, yang jelas masyarakat diharapkan menjaga kesehatan supaya bisa melakukan perjalanan dengan baik dan kembali beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya. (cr-4)