Perusahaan juga terus berkoordinasi dengan pemerintah, otoritas maritim, serta entitas lain di dalam Pertamina Group guna memastikan distribusi energi tetap berjalan lancar.
Baca Juga: Eksploitasi Air Tanah Picu Penurunan Tanah, PAM Jaya Minta Zona Bebas Air Tanah Diperluas
“PIS terus melakukan pemantauan intensif 24/7 secara real-time terhadap posisi seluruh armada, kru, dan pekerja. Kami juga menjalin koordinasi erat dengan otoritas maritim serta pihak berwenang setempat guna memastikan keamanan dan keselamatan awak kapal maupun muatan yang dibawa,” ujar Vega.
Selain itu, perusahaan menerapkan metode Regular, Alternative, dan Emergency dalam pengelolaan rantai pasok. Strategi tersebut memungkinkan perusahaan menyiapkan jalur distribusi alternatif apabila terjadi gangguan pada rute utama.
Melalui langkah ini, Pertamina menegaskan komitmennya untuk menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memastikan distribusi energi kepada masyarakat tetap stabil meski menghadapi tantangan geopolitik global.
