Dengan tubuh masih berceceran darah, ia mengaku telah membunuh AS.
Petugas menemukan jenazah korban di dalam kamar indekos dengan luka tusuk parah. Sebilah pisau masih menancap di tubuh korban, sementara darah berceceran di dinding dan lantai kamar.
Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Rahmat Susanto, menjelaskan bahwa pelaku diliputi rasa cemburu dan sakit hati karena korban meminta putus namun ternyata menjalin hubungan baru dengan pria lain.
Baca Juga: Mudik Lebaran Tenang, Warga Cimahi-Bandung Barat Bisa Titip Kendaraan Gratis di Kantor Polisi
Proses Penyelidikan Masih Berlangsung
Kapolsek Nongsa, Kompol Eriman, menyatakan jenazah AS telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk autopsi dan pemeriksaan luka lebih lanjut.
Polisi terus mengumpulkan keterangan saksi, barang bukti, serta rekaman CCTV jika ada, guna melengkapi berkas perkara.
Kasus pembunuhan berbau asmara ini menjadi pengingat bahaya emosi cemburu yang tak terkendali.
Polisi menegaskan bahwa pelaku akan dijerat pasal pembunuhan berencana sesuai hukum yang berlaku.
