Tadarus Al-Qur’an di masjid dapat membantu hati menjadi lebih tenang dan meningkatkan keimanan kepada Allah SWT.
3. Memperbanyak Zikir
Zikir merupakan cara untuk selalu mengingat Allah SWT. Selama i’tikaf, umat Islam dianjurkan memperbanyak zikir seperti membaca tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir.
Dengan berzikir, hati menjadi lebih tenang dan seseorang dapat menjaga pikirannya agar tetap fokus pada ibadah.
4. Memanjatkan Doa
Saat i’tikaf, waktu yang dimiliki bisa dimanfaatkan untuk memperbanyak doa kepada Allah SWT. Doa bisa dipanjatkan untuk diri sendiri, keluarga, maupun umat Islam secara keseluruhan.
Terlebih lagi, pada 10 malam terakhir Ramadan terdapat kemungkinan turunnya Lailatul Qadar, sehingga doa yang dipanjatkan memiliki keutamaan yang sangat besar.
5. Mengikuti Kajian atau Belajar Ilmu Agama
Selain beribadah secara pribadi, jamaah juga bisa mengikuti kajian Islam atau membaca buku-buku keislaman selama i’tikaf. Kegiatan ini dapat menambah ilmu dan memperdalam pemahaman tentang agama.
Dengan belajar ilmu agama, seseorang tidak hanya mendapatkan pahala, tetapi juga memperbaiki kualitas ibadahnya.
