“Mereka yang mau. Terkadang kalau aku lagi sibuk ngonten, dia suka nge-chat,” tambahnya tanpa ragu.
Istilah 'boti' yang muncul dalam percakapan tersebut sendiri merupakan serapan dari kata bottom, yang merujuk pada peran tertentu dalam hubungan sesama jenis. Penggunaan istilah ini secara terbuka di ruang publik kemudian menuai kritik dari sejumlah pihak.
Hingga kini, berbagai unggahan ulang video percakapan tersebut masih ramai dibanjiri komentar warganet. Banyak yang menyayangkan pernyataan Mimi Peri, sementara sebagian lainnya menilai hal tersebut sebagai bagian dari gaya kontroversial sang kreator konten yang kerap memancing perhatian publik.
