Polsek Pesanggrahan menggelar barang bukti senjata api dan tiga senjata softgun, Selasa, 10 Maret 2026. (Sumber: Poskota/Angga Pahlevi)

JAKARTA RAYA

Pria Tewas dengan Luka Tembak di Bintaro Dipastikan Akibat Bunuh Diri, Kasus Hukum Ditutup

Selasa 10 Mar 2026, 19:30 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Polsek Pesanggrahan mengungkap penyebab seorang pria meninggal dunia dengan senjata di rumahnya Jalan Deplu 1, Bintaro, Pesanggrahan, Tangerang Selatan yang ditemukan Jumat, 6 Februari 2026 lalu.

Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah Alam mengatakan, pria berinisial BAS, 54 tahun dipastikan meninggal dunia akibat bunuh diri.

"Hasil penyelidikan anggota korban meninggal dunia karena bunuh diri," ujar Seala kepada wartawan di Aula Polsek Pesanggrahan, Selasa, 10 Maret 2026.

Seala menyampaikan, kepastian kematian akibat bunuh diri ini diketahui berdasarkan hasil otopsi yang dilakukan kepada jasad korban di RS Polri Kramat Jati.

Baca Juga: Ikuti Arahan Pusat, Pemprov Jakarta Hentikan Open Dumping di Zona 4 Bantargebang

"Korban status sipil bekerja karyawan swasta, memiliki dua orang anak. Korban juga sudah membuat surat wasiat masing-masing diserahkan ke pihak keluarga dan dari kami tidak berani membuka," ungkapnya.

Setelah dipastikan penyebab kematian korban akibat bunuh diri, kasus hukum terkait peristiwa tersebut resmi ditutup oleh pihak kepolisian.

Adapun senjata yang digunakan korban menyudahi hidupnya sendiri itu berjenis senjata api kaliber 9 MM, kini masih diselidiki darimana asalnya.

"Senjata yang digunakan korban untuk bunuh diri merupakan senjata api kaliber 9 MM masih dalam pemeriksaan berkoordinasi dengan Subdit Handak. Untuk tiga senjata lain jenis softgun," kata Seala.

Baca Juga: Libur Lebaran 2026, Dishub Bogor Terapkan Skema Bebas Angkot di Jalur Puncak

Sementara itu, untuk motif bunuh diri sendiri belum diketahui secara pasti. Istri korban juga tidak mengetahui apabila korban memiliki masalah pribadi.

"Kondisi sama anak-anak semua baik-baik. Tidak ada permasalahan sama keluarga apalagi pribadi," ujarnya.

Dokter otopsi RS Bhayangkara Tingkat 1 Polri, Farah, menyatakan hasil autopsi menemukan luka tembak masuk di pelipis kanan dan luka tembak keluar di sisi kiri belakang kepala.

Baca Juga: Mahasiswa IPB Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Pihak Kampus Lakukan Penyelidikan

"Penyebab kematian korban akibat luka bolong di kepala dengan kondisi tulang tengkorak hancur dan terjadi pendarahan. Untuk tes alkohol negatif juga narkoba tidak ada," ungkap Farah. (ang)

Tags:
Polsek PesanggrahanTangerang SelatanBintarobunuh diriLuka Tembakbarang bukti

Angga Pahlevi

Reporter

Muhammad Faiz Sultan

Editor