POSKOTA.CO.ID - Menjelang Hari Raya Idulfitri, tren busana muslim kembali menjadi perhatian masyarakat. Banyak orang mulai berburu baju Lebaran 2026 untuk dikenakan saat merayakan momen spesial bersama keluarga dan kerabat.
Selain mempertimbangkan model dan bahan kain, pemilihan warna juga menjadi faktor penting karena setiap tahun tren warna busana Lebaran terus berubah.
Sejumlah pelaku industri fashion muslim memprediksi bahwa tren baju Lebaran tahun ini akan didominasi oleh nuansa warna lembut, motif elegan, serta desain yang semakin variatif. Beberapa brand lokal bahkan sudah mulai merilis koleksi khusus Ramadan dan Idulfitri yang mencerminkan arah tren busana muslim 2026.
Permintaan busana muslim biasanya sudah meningkat bahkan sebelum bulan Ramadan dimulai. Hal ini terjadi karena banyak masyarakat ingin mempersiapkan outfit terbaik untuk dikenakan saat Hari Raya.
Berbagai jenis busana pun hadir di pasaran, mulai dari gamis, tunik, hingga set sarimbit keluarga yang semakin populer dalam beberapa tahun terakhir.
Motif Masih Jadi Daya Tarik Busana Lebaran
Selain warna, motif tetap menjadi elemen penting dalam tren baju Lebaran 2026. Busana dengan pattern atau motif dinilai mampu memberikan tampilan yang lebih hidup sekaligus elegan ketika dikenakan saat perayaan Idulfitri.
Salah satu brand fashion muslim lokal yang menghadirkan koleksi dengan karakter unik adalah Heavenlights. Melalui koleksi terbaru mereka bertajuk Anashera, brand tersebut mencoba menghadirkan busana Lebaran dengan sentuhan berbeda dari tren pasar.
Manager of Sales Heavenlights, Anastasia Gretti Schender, mengatakan bahwa motif masih menjadi elemen yang diminati konsumen, namun pihaknya berupaya menghadirkan konsep yang tidak sepenuhnya mengikuti tren yang sudah ada.
“Kami tetap menghadirkan motif karena masih menjadi favorit, tetapi koleksi yang dirilis juga memiliki karakter tersendiri agar tidak terlalu mengikuti arus tren pasar,” ujar Anastasia.
Ia menjelaskan bahwa Heavenlights bahkan mengembangkan bahan kain khusus dengan sentuhan emboss logo yang menjadi ciri khas koleksi mereka. Inovasi ini dilakukan untuk memberikan tampilan eksklusif pada busana muslim yang ditawarkan kepada konsumen.
Earth Tone Diprediksi Mendominasi Tren Warna
Dalam hal warna, tren baju Lebaran 2026 diperkirakan akan didominasi oleh nuansa earth tone. Warna-warna hangat seperti cokelat, beige, hingga krem dianggap mampu memberikan kesan elegan sekaligus menenangkan.
Palet warna tersebut juga dinilai fleksibel karena mudah dipadukan dengan berbagai aksesori maupun model busana muslim modern.
Selain earth tone, warna pastel cerah masih memiliki tempat tersendiri di kalangan konsumen. Nuansa pastel memberikan kesan lembut, feminin, dan segar yang cocok dikenakan saat momen perayaan Idulfitri.
Salah satu warna yang diprediksi akan menjadi primadona tahun ini adalah butter yellow atau kuning lembut. Warna ini dianggap mampu memberikan tampilan yang cerah namun tetap elegan.
“Butter yellow memberikan kesan segar sekaligus modern, sehingga banyak konsumen yang mulai melirik warna tersebut untuk busana Lebaran,” kata Anastasia.
Tren warna ini diperkirakan akan banyak terlihat pada berbagai jenis busana muslim seperti gamis, dress panjang, hingga tunik modern.
Sarimbit Keluarga Tetap Jadi Tren
Selain Heavenlights, brand fashion lokal lainnya yang turut menghadirkan koleksi Ramadan adalah Gwenza. Dalam koleksi bertajuk Rayanda, brand tersebut menampilkan konsep sarimbit keluarga yang tetap menjadi favorit masyarakat menjelang Lebaran.
Sarimbit merupakan konsep busana dengan motif serupa yang dikenakan oleh anggota keluarga, namun tetap hadir dengan model yang berbeda agar sesuai dengan karakter masing-masing generasi.
Owner Gwenza, Deby Lianti, mengatakan bahwa desain busana dibuat dengan mempertimbangkan perbedaan gaya setiap kelompok usia.
“Untuk generasi milenial, kami menghadirkan model yang lebih elegan seperti gamis yang cocok dikenakan oleh ibu atau orang tua,” ujar Deby.
Sementara itu, desain untuk generasi Z dibuat lebih sederhana namun tetap stylish, misalnya dengan tambahan outer agar terlihat lebih modern.
Adapun untuk generasi Alpha dengan rentang usia sekitar 3 hingga 13 tahun, desain dibuat lebih simpel agar nyaman digunakan saat anak-anak bergerak aktif.
Konsep sarimbit keluarga dinilai tetap diminati karena memberikan kesan kompak ketika dikenakan saat berkumpul bersama keluarga di Hari Raya.
Kombinasi Navy dan Krem Jadi Pilihan Menarik
Dalam koleksi terbaru Gwenza, salah satu kombinasi warna yang menjadi fokus adalah perpaduan navy dan krem. Kombinasi ini dipilih karena mampu menghadirkan kesan elegan sekaligus berbeda dari busana Lebaran yang biasanya didominasi warna putih.
Menurut Deby, nuansa bersih dalam busana Lebaran sebenarnya tidak harus selalu identik dengan warna putih.
“Perpaduan warna seperti navy dan krem juga bisa memberikan kesan bersih dan elegan, bahkan terlihat lebih modern,” ujarnya.
Kombinasi warna ini juga dinilai cocok untuk berbagai model busana, mulai dari gamis hingga kemeja pria dalam set sarimbit keluarga.
Baca Juga: Klaim Promo Alfamart Hari Ini 9 Maret 2026, Tebus Minyak Goreng Mulai Rp29.800
Tren Busana Lebaran Semakin Variatif
Secara keseluruhan, tren baju Lebaran 2026 diperkirakan akan menghadirkan perpaduan antara warna lembut, motif elegan, dan desain yang semakin beragam. Mulai dari gamis bermotif, tunik modern, hingga sarimbit keluarga menjadi pilihan populer di kalangan masyarakat.
Semakin berkembangnya industri fashion muslim di Indonesia juga membuat pilihan busana Lebaran semakin variatif. Hal ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengekspresikan gaya pribadi sekaligus tetap mengikuti tren terbaru.
Dengan banyaknya pilihan warna dan model yang tersedia, masyarakat kini memiliki lebih banyak opsi untuk menemukan busana Lebaran yang tidak hanya nyaman dikenakan, tetapi juga mampu memberikan kesan spesial saat merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga.
