Pemprov DKI Tambah 709 Bus untuk Mudik Gratis 2026, Peserta Tembus 30 Ribu

Selasa 10 Mar 2026, 17:52 WIB
Pemprov DKI tambah 709 bus untuk mudik gratis 2026. (Sumber: Instagram/@dishubdkijakarta)

Pemprov DKI tambah 709 bus untuk mudik gratis 2026. (Sumber: Instagram/@dishubdkijakarta)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Program Mudik Gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pada Lebaran 2026 mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.

Tingginya minat warga membuat pemerintah daerah menambah kuota peserta sekaligus armada bus untuk mengakomodasi para pemudik.

Dilansir dari laman resmi Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta pada 10 Maret 2026. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan bahwa jumlah pendaftar program mudik gratis tahun ini melampaui perkiraan awal.

Jika sebelumnya jumlah peserta diperkirakan sekitar 26.000 orang, kini angka tersebut meningkat signifikan setelah proses verifikasi.

Baca Juga: Kereta Lebaran Laris, 641.000 Tiket Sudah Terjual di Daop 1 Jakarta

Jumlah Peserta Mudik Gratis Capai 30.774 Orang

Ilustrasi. Jumlah peserta mudik gratis capai 30.774 orang. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Menurut Pramono, total peserta yang telah terverifikasi dan disetujui mengikuti program Mudik Gratis 2026 mencapai 30.774 orang.

Ia menjelaskan bahwa lonjakan jumlah pendaftar terjadi karena tingginya antusiasme masyarakat yang ingin memanfaatkan fasilitas mudik tanpa biaya dari pemerintah daerah.

Dengan meningkatnya jumlah peserta, Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk menyesuaikan kapasitas transportasi agar seluruh pemudik yang lolos verifikasi tetap dapat diberangkatkan sesuai rencana.

Pemprov DKI Siapkan 709 Bus untuk Pemudik

Untuk memastikan kelancaran program, pemerintah daerah menambah armada bus yang akan digunakan untuk mengantar para pemudik ke berbagai daerah tujuan.

Baca Juga: Awalnya Dikira Hal Mistis, Perhiasan Rp300 Juta Ternyata Dicuri Teman Sendiri

Sebanyak 709 unit bus kini telah disiapkan untuk memberangkatkan peserta Mudik Gratis 2026. Keputusan penambahan armada tersebut diambil dalam rapat pimpinan yang digelar di Balai Kota DKI Jakarta.


Berita Terkait


News Update