Sedangkan di Kelurahan Kembangan Utara, tercatat 2 RT terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 70 sentimeter akibat curah hujan tinggi yang disertai luapan aliran kali di sekitar wilayah tersebut.
Ratusan Warga Mengungsi
Akibat banjir yang merendam permukiman, ratusan warga terpaksa mengungsi ke sejumlah lokasi yang lebih aman.
Di Kelurahan Kedaung Kali Angke, warga mengungsi di beberapa tempat ibadah, antara lain:
Baca Juga: Pemprov DKI Siapkan 1.200 Unit Pompa Tangani Banjir di Jakarta
- Masjid Jami Al Khaeer: 11 KK atau 28 jiwa
- Masjid Uswatun Hasanah: 20 KK atau 50 jiwa
- Masjid Jami Al Fudhollah: 13 KK atau 60 jiwa
Sementara itu, di Kelurahan Kembangan Selatan, pengungsi tercatat berada di:
- Masjid At Taqwa: 27 KK atau 80 jiwa
- Majelis Darul Muhyi: 13 KK atau 50 jiwa
Di Kelurahan Kembangan Utara, warga mengungsi di beberapa lokasi, di antaranya:
Baca Juga: Bebersih Pasca Banjir, Warga Petogogan Jaksel Tunggu Pelebaran Kali Krukut yang Dijanjikan Gubernur
- Masjid Jami Al Ikhlas dan Mushola At Tihanah: 36 KK atau 108 jiwa
- Ruang Literasi dan SDN 05/08: 13 KK atau 33 jiwa
Sekolah SDSN 01 Pagi
Sedangkan di Kelurahan Jelambar, warga terdampak banjir mengungsi di Mushola At Taqwa dengan jumlah sekitar 10 KK atau 30 jiwa.
Selain permukiman warga, banjir juga menggenangi sejumlah ruas jalan di Jakarta Barat. Beberapa titik yang terdampak genangan antara lain:
- Jalan Kapuk Muara Raya, Kelurahan Kapuk Muara
- Lampu Merah Luar Kembangan Raya, Kelurahan Kembangan Selatan
Ketinggian air di ruas jalan tersebut berkisar antara 15 hingga 50 sentimeter. Genangan dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan luapan Kali Angke, sehingga menghambat aktivitas lalu lintas di kawasan tersebut.
BPBD Kerahkan Personel Penanganan Banjir
BPBD DKI Jakarta terus melakukan penanganan banjir dengan mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di setiap wilayah.
