POSKOTA.CO.ID - Puasa Ramadhan adalah ibadah khusus yang berbeda dengan ibadah lainnya. Ibadah tersebut hanya dilakukan pada bulan Ramadhan. Puasa Ramadhan merupakan ibadah dengan ganjaran pahala yang besar.
Puasa tidak hanya dituntuk untuk menahan lapar dan haus saja, melainkan menjaga perkataan dan perbuatan serta hawa nafsu.
Lebih dari itu, puasa juga harus menjadi momentum untuk meninggalkan maksiat.
Dalam menjalankan ibadah puasa selain harus memperhatikan keabsahannya secara fiqih, harus juga diperhatikan hal-hal yang dapat menghilangkan pahala puasa, agar puasa yang dikerjakan berkualitas.
Baca Juga: 5 Menu Makanan Buka Puasa Khas di Berbagai Negara
Dilansir dari laman jabar.nu.or.id. Al-Imam Nawawi mengatakan dalam kitabnya Al-Majmu' Syarhul Muhaddzab bahwa kesempurnaan dan keutamaan puasa hanya akan diperoleh dengan menjaga dari perkataan yang tidak berfaidah dan perkataan yang buruk, bukan oleh sebabnya puasa menjadi batal.
Imam Al-Bukhari dari Abu Hurairah, Nabi Muhammad saw bersabda:
مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِي أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ
Artinya, "Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan dusta, maka Allah tidak peduli dia telah meninggalkan makanan dan minumannya.”
Baca Juga: Hukum Tidur Seharian saat Puasa Ramadhan, Apakah Mengurangi Pahala?
3 Dosa Sepele yang Hilangkan Pahala Puasa
Berikut adalah tiga hal yang dapat menggugurkan pahala puasa:
- Menggunjing
Melakukan perbuatan yang dapat menggugurkan pahala puasa seperti menggunjing orang lain, melakukan adu domba, juga berbohong. Hal ini sebagaimana telah disabdakan oleh Nabi Muhammad saw dalam hadits berikut:
خمسٌ يُفطِرن الصّائِم: الغِيبةُ، والنّمِيمةُ، والكذِبُ، والنّظرُ بِالشّهوةِ، واليمِينُ الكاذِبةُ
Artinya: “Lima hal yang bisa membatalkan pahala orang berpuasa: membicarakan orang lain, mengadu domba, berbohong, melihat dengan syahwat, dan sumpah palsu” (HR Ad-Dailami).
- Bersikap Riya
Saat seseorang berpuasa dengan tujuan ingin mendapat pujian dari orang lain atau merasa ibadah puasa yang dilakukannya lebih baik dari puasa yang dilakukan orang lain.
Selain menggugurkan pahala puasa, sifat riya juga tergolong dalam perbuatan syirik. Rasulullah saw bersabda:
ومنْ صَامَ يُرائِي فقد أشرَكَ
Artinya: “Barang siapa yang berpuasa namun ia riya, maka dia telah berbuat syirik.” (HR Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Thabrani).
- Berbuka Pakai Makanan Haram
Sesuatu yang haram dapat menjadi penyebab gugur pahalanya. Adapun makanan haram seperti makanan hasil curian atau sesuatu yang dihukumi najis dalam Islam.
Selain menghilangkan pahala puasa, mengkonsumsi makanan haram juga bisa membuat orang menjadi malas beribadah sehingga akan sangat mudah meninggalkannya
(Habib Zain bin Smith, al-Fawaidul Mukhtarah li Saliki Tariqil Akhirah, h. 587).