Ilustrasi Ekspor mobil Toyota ke beberapa negara. (Sumber: Toyota)

OTOMOTIF

Geopolitik Timur Tengah Memanas, Ekspor Toyota Indonesia Terkendala Pengiriman

Sabtu 07 Mar 2026, 15:54 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) memastikan aktivitas produksi kendaraan untuk pasar ekspor tetap berjalan seperti biasa meskipun situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah sedang memanas.

Perusahaan menyatakan hingga saat ini tidak ada perubahan komitmen kerja sama dengan para importir di wilayah tersebut. Kendala yang muncul lebih disebabkan oleh terganggunya jalur logistik pengiriman kendaraan.

Presiden Direktur TMMIN, Nandi Julyanto, mengatakan bahwa produksi kendaraan tetap disesuaikan dengan permintaan dari pasar ekspor. Namun proses pengapalan menuju Timur Tengah untuk sementara belum bisa dilakukan.

“Sampai saat ini komitmen kami dengan importir tidak ada perubahan. Hanya masalahnya adalah logistik terganggu, sehingga kita tetap produksi normal sesuai dengan order, tapi shipping atau pengapalan melihat situasi,” ujar Nandi di Jakarta, Jumat, 6 Maret 2026.

Baca Juga: Mudik Lebaran 2026, WMS Siapkan Bale Santai Honda 24 Jam untuk Pengendara Motor

Kendaraan Ekspor Disimpan di Stockyard

Tertahannya proses pengiriman membuat kendaraan yang sudah selesai diproduksi tidak dapat langsung dikirim ke negara tujuan. Untuk mengatasi kondisi ini, Toyota Indonesia menyiapkan area penampungan sementara di stockyard.

Kendaraan tersebut akan disimpan sambil menunggu kondisi jalur pengiriman kembali normal.

“Yang kita produksi tidak bisa shipping, jadi sekarang stop dulu. Tapi komitmen belum ada perubahan,” kata Nandi.

Hingga saat ini perusahaan juga belum dapat memastikan kapan pengiriman kendaraan ke wilayah Timur Tengah dapat kembali dilakukan.

Baca Juga: Volkswagen-Audi Buka Pop Up Store di Bandung, Sekaligus Siapkan Layanan Siaga Mudik

Menurut Nandi, aktivitas kapal pengangkut kendaraan menuju kawasan tersebut masih belum beroperasi.

“Belum tahu, karena kapal sekarang tidak ada yang jalan ke sana,” ujarnya.

Pertimbangkan Rute Alternatif Pengiriman

Sebagai langkah antisipasi, TMMIN sedang mempelajari kemungkinan penggunaan jalur pengiriman alternatif agar distribusi kendaraan ekspor dapat kembali berjalan.

Sementara itu, pengiriman komponen atau suku cadang tetap dilakukan dengan memanfaatkan transportasi udara.

Baca Juga: Yadea Siap Luncurkan Motor Listrik di Indonesia pada 2 April 2026, Perkuat Ekspansi Kendaraan Listrik

Pasar Ekspor Toyota Tak Hanya Timur Tengah

Meski pengiriman ke Timur Tengah terganggu, perusahaan menegaskan bahwa pasar ekspor Toyota Indonesia tidak hanya bergantung pada kawasan tersebut.

Saat ini kontribusi ekspor terbesar justru berasal dari kawasan Asia Tenggara dan Amerika Latin. Adapun pasar Timur Tengah diperkirakan menyumbang sekitar 17 hingga 20 persen dari total ekspor kendaraan Toyota Indonesia.

Tags:
geopolitik Timur TengahToyota ekspor mobil

Erwan Hartawan

Reporter

Muhammad Faiz Sultan

Editor