POSKOTA.CO.ID - Bulan Ramadan menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah.
Salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah itikaf, yaitu berdiam diri di masjid dengan niat mendekatkan diri kepada Allah SWT, terutama pada 10 malam terakhir Ramadan.
Ibadah sunnah yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW ini diyakini sebagai salah satu cara terbaik untuk meraih malam Lailatul Qadar, malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.
Di Jakarta, sejumlah masjid besar membuka program itikaf dengan berbagai fasilitas dan kegiatan keagamaan untuk mendukung kekhusyukan jamaah. Mulai dari kajian Islam, tadarus Al-Qur’an, hingga sahur bersama tersedia bagi para peserta.
Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Masjid Tertua di Jakarta yang Penuh Kisah
5 Masjid Favorit untuk Itikaf di Jakarta

Berikut daftar masjid untuk itikaf di Jakarta yang dapat menjadi pilihan pada Ramadan 1447 Hijriah:
- Masjid Istiqlal
Masjid Istiqlal yang berada di Jakarta Pusat menjadi salah satu tujuan utama umat Muslim untuk menjalankan itikaf. Pada 10 malam terakhir Ramadan 1447 H, masjid terbesar di Asia Tenggara ini dibuka selama 24 jam penuh.
Program itikaf biasanya dimulai sejak malam ke-21 Ramadan. Rangkaian kegiatan berlangsung sekitar pukul 00.30 hingga 03.00 WIB, meliputi pembacaan Al-Qur’an, tausiah, salat tahajud, salat tasbih, salat witir, hingga doa dan muhasabah bersama.
Lokasi:
Jalan Taman Wijaya Kusuma, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10710.
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Bukber Ramadan di Jakarta 2026, Cocok untuk Keluarga dan Teman Kantor
- Masjid Agung Al-Azhar
Masjid Agung Al-Azhar di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, juga rutin mengadakan program itikaf pada 10 malam terakhir Ramadan.
Kegiatan yang digelar antara lain salat tarawih berjamaah, kajian Islam, serta tadarus Al-Qur’an. Untuk kenyamanan jamaah, pengelola masjid menyediakan aula khusus di area bawah masjid sebagai tempat beristirahat, sementara ruang utama digunakan untuk ibadah.
Masjid ini juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti ruang khusus lansia, toilet bersih, dan area parkir luas.
Lokasi:
Jl. Sisingamangaraja No.1, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12110.
Baca Juga: Jelang Lebaran 2026, Kemenhub dan Kemenkes Perkuat Layanan Kesehatan di Jalur Transportasi Mudik
- Masjid Agung At-Tin
Masjid Agung At-Tin yang terletak di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, turut menyelenggarakan program itikaf selama malam ke-21 hingga malam ke-29 Ramadan 1447 H.
Rangkaian kegiatan meliputi kajian ba’da tarawih, salat qiyamullail, makan sahur bersama, hingga salat Subuh berjamaah. Kajian keislaman biasanya diisi oleh ustadz ternama dengan berbagai tema, seperti keutamaan Lailatul Qadar hingga tadabur ayat-ayat Al-Qur’an.
Lokasi:
Jl. Taman Mini I No.3, Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur, DKI Jakarta 13560.
- Masjid Agung Sunda Kelapa
Masjid Agung Sunda Kelapa di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, juga menjadi salah satu tempat favorit untuk menjalankan itikaf.
Program itikaf di masjid ini biasanya berlangsung setelah salat Isya hingga menjelang Subuh. Jamaah dapat mengikuti berbagai kegiatan seperti tadarus Al-Qur’an, ceramah agama, senandung istighfar, qiyamullail, hingga sahur bersama.
Panitia biasanya menyediakan nasi box untuk sahur dalam jumlah terbatas bagi jamaah yang mengikuti rangkaian kegiatan hingga pagi hari.
Lokasi:
Jl. Taman Sunda Kelapa No.16, Menteng, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10310.
- Masjid Jakarta Islamic Center (JIC)
Masjid Jakarta Islamic Center di Koja, Jakarta Utara, juga membuka program itikaf bagi masyarakat yang ingin memaksimalkan ibadah pada 10 malam terakhir Ramadan.
Kegiatan dimulai setelah salat Isya hingga Subuh, dengan rangkaian ibadah seperti tilawah Al-Qur’an, dzikir, salat tahajud, serta kajian keislaman. Program ini terbuka untuk umum dan diharapkan dapat membantu jamaah meraih keberkahan malam Lailatul Qadar.
Lokasi:
Jl. Kramat Jaya Raya No.1, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, DKI Jakarta 14260.
Dengan banyaknya pilihan masjid untuk itikaf di Jakarta, umat Muslim dapat menyesuaikan lokasi dan fasilitas yang tersedia agar ibadah selama 10 malam terakhir Ramadan berjalan lebih khusyuk.
Momen ini menjadi kesempatan terbaik untuk memperbanyak doa, dzikir, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.