“Pembebasan lahan akan dilakukan di sekitar RW 10 yang berada di bantaran Ciliwung. Prosesnya bertahap dari arah Rawajati, Pancoran,” jelasnya.
Putut menambahkan bahwa tahapan sosialisasi dilakukan secara berkelanjutan.
“Tahapan sosialisasi dimulai sejak tahun 2023, lalu dilanjutkan pada 2024 dan 2025,” tambahnya.
Longsor Rusak Enam Rumah Kontrakan
Sebelumnya, enam bangunan rumah kontrakan di Jalan X, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, mengalami kerusakan akibat tanah longsor pada Jumat, 6 Maret 2026.
Salah satu penghuni kontrakan, Istiqomah mengatakan longsor terjadi sekitar pukul 10.00 WIB saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa retakan pada bangunan sebenarnya sudah muncul sekitar seminggu sebelum longsor terjadi, terutama di bagian dapur rumah kontrakan.
“Seminggu sebelum longsor memang sudah ada retakan. Retakan juga terlihat di jalanan,” ujar Istiqomah.
Baca Juga: 101 Bodypack Terkumpul Akibat Bencana Longsor Pasirlangu, 10 Belum Teridentifikasi
Menurutnya, longsor diduga dipicu oleh kondisi tanah yang lembek akibat aliran air di saluran warga yang berada di sekitar lokasi.
“Di situ kan ada saluran air warga. Mungkin ada rembesan atau pengikisan tanah, ditambah hujan deras, akhirnya tanahnya lembek dan longsor,” jelasnya.
Beruntung, saat kejadian rumah kontrakan tersebut dalam kondisi kosong karena sebelumnya sudah dikosongkan setelah muncul retakan pada bangunan.
