Selain memperluas portofolio produk, perusahaan juga telah memulai operasional pabriknya di Subang sebagai bagian dari investasi jangka panjang di Indonesia.
Baca Juga: Honda Setop Produksi Mobil City Hatchback RS di Indonesia, Ini Alasannya
Di sisi lain, VinFast juga terus mengembangkan jaringan dealer, layanan purnajual, serta infrastruktur pengisian daya melalui kolaborasi dengan perusahaan infrastruktur energi V-Green.
Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari upaya VinFast dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang lebih luas sekaligus mendukung percepatan transisi menuju mobilitas rendah emisi di Indonesia.
Produsen kendaraan listrik asal Vietnam, VinFast, menandatangani dua nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan perusahaan penyedia solusi transportasi di Indonesia.
Kerja sama tersebut dilakukan dengan PT Sembilan Benua Abadi dan PT Satu Kosong Tujuh untuk rencana pengadaan total 20.000 unit kendaraan listrik VinFast hingga 2028.
Kesepakatan ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas ekosistem mobilitas listrik di Indonesia sekaligus memperkuat posisi VinFast di pasar Asia Tenggara.
