Di pasar domestik, Honda Prospect Motor saat ini baru memasarkan satu kendaraan listrik, yaitu Honda e:N1.

Namun model tersebut tidak dijual secara langsung, melainkan ditawarkan melalui skema penyewaan. Biaya sewa yang ditetapkan sekitar Rp22 juta per bulan dengan masa kontrak minimal lima tahun.
Dengan skema tersebut, total biaya yang perlu disiapkan konsumen selama masa sewa mencapai sekitar Rp1,32 miliar. Setelah periode tersebut selesai, pengguna memiliki opsi untuk memiliki kendaraan dengan menghubungi mitra pembiayaan Honda.
Baca Juga: Astra Daihatsu Motor Perpanjang Sertifikasi AEO 2026, Perkuat Keamanan Logistik Ekspor-Impor
Jika benar hadir di Indonesia, Honda Super One diperkirakan akan masuk segmen mobil listrik kompak yang saat ini semakin ramai diisi berbagai merek.
Sejumlah pabrikan asal Tiongkok telah menawarkan model dengan harga kompetitif, seperti BYD Atto 1 serta Changan Lumin EV yang dipasarkan dengan kisaran harga sekitar Rp199 juta on the road Jakarta.
