“Maka dari itu, pengendara sangat penting untuk mempersiapkan diri dengan baik, mengatur waktu perjalanan, serta tetap mengedepankan keselamatan sebagai prioritas utama saat berkendara,” ujarnya.
Persiapan Fisik Sejak Sahur
Agar tetap bugar selama beraktivitas di bulan Ramadhan, pengendara disarankan mengonsumsi makanan bergizi dan minum air yang cukup saat sahur. Asupan nutrisi yang baik dapat membantu tubuh mempertahankan energi hingga sore hari.
Selain itu, konsumsi vitamin juga bisa menjadi pilihan untuk membantu menjaga stamina selama menjalani aktivitas harian.
Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran, Volkswagen Siapkan Program Siaga untuk Pengguna ID Buzz
Atur Waktu Perjalanan
Mengelola waktu perjalanan juga menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan berkendara. Dengan perencanaan waktu yang baik, pengendara dapat menghindari kebiasaan terburu-buru di jalan.
Menjelang waktu berbuka puasa, kondisi lalu lintas biasanya menjadi lebih padat. Pengendara diimbau untuk tetap tenang dan tidak tergesa-gesa saat berkendara.
Jika masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba, pengendara juga disarankan membawa bekal ringan dan air minum sehingga dapat berhenti sejenak untuk berbuka puasa dengan aman.
Tetap Fokus Saat Lalu Lintas Padat
Padatnya arus kendaraan menjelang berbuka sering memicu emosi di jalan. Oleh karena itu, pengendara diingatkan untuk tetap menjaga fokus dan mengendalikan emosi selama perjalanan.
Selain itu, pengendara juga dianjurkan melakukan akselerasi secara halus serta menghindari pengereman mendadak agar situasi lalu lintas tetap kondusif.
Baca Juga: AHM Siap Dukung Kebutuhan Motor Operasional Koperasi Merah Putih
Gunakan Perlengkapan Berkendara
Keselamatan berkendara juga harus didukung dengan penggunaan perlengkapan yang tepat. Helm, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu merupakan perlengkapan yang dianjurkan untuk digunakan saat berkendara.
Pemilihan riding gear yang nyaman dan tidak terlalu panas juga penting selama menjalankan ibadah puasa agar energi tubuh tetap terjaga.
