Ilustrasi tips aman berkendara saat puasa Ramadhan dari Yamaha Riding Academy. (Sumber: Yamaha)

OTOMOTIF

Lalu Lintas Padat Saat Sore di Bulan Ramadhan, Pengendara Diingatkan Jaga Konsentrasi

Kamis 05 Mar 2026, 13:08 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Bulan suci Ramadhan selalu menghadirkan suasana yang berbeda di berbagai daerah di Indonesia.

Meski umat Muslim menjalankan ibadah puasa, aktivitas masyarakat tetap berlangsung dinamis, termasuk mobilitas harian di jalan raya.

Perubahan pola aktivitas juga berdampak pada kondisi lalu lintas, terutama pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa.

Pada waktu tersebut, arus kendaraan biasanya meningkat sehingga memerlukan kewaspadaan ekstra dari seluruh pengguna jalan.

Baca Juga: 94 Persen Kecelakaan Dipicu Human Error, ADAS Jadi Tameng Keselamatan Berkendara

Situasi ini membuat pengendara perlu menjaga kondisi fisik sekaligus konsentrasi selama berkendara agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

Kondisi Fisik Berpengaruh pada Konsentrasi Berkendara

Saat menjalankan ibadah puasa, kondisi tubuh bisa mengalami perubahan seperti rasa lelah, dehidrasi, hingga menurunnya konsentrasi.

Hal tersebut berpotensi meningkatkan risiko saat berkendara, terlebih ketika lalu lintas sedang padat.

Trainer Yamaha Riding Academy, Muhammad Arief, mengingatkan pentingnya pengendara memahami kondisi tubuhnya sebelum melakukan perjalanan.

Baca Juga: Honda Siapkan 3 Mobil Elektrifikasi Baru di 2026, Fokus Hybrid Tetap Jadi Andalan

“Selama bulan puasa, pengendara perlu lebih peka terhadap kondisi tubuhnya sendiri karena seperti kelelahan, dehidrasi, dan menurunnya konsentrasi bisa meningkatkan risiko saat berkendara, terutama di jam-jam menjelang berbuka yang lalu lintasnya lebih padat,” kata Arief.

“Maka dari itu, pengendara sangat penting untuk mempersiapkan diri dengan baik, mengatur waktu perjalanan, serta tetap mengedepankan keselamatan sebagai prioritas utama saat berkendara,” ujarnya.

Persiapan Fisik Sejak Sahur

Agar tetap bugar selama beraktivitas di bulan Ramadhan, pengendara disarankan mengonsumsi makanan bergizi dan minum air yang cukup saat sahur. Asupan nutrisi yang baik dapat membantu tubuh mempertahankan energi hingga sore hari.

Selain itu, konsumsi vitamin juga bisa menjadi pilihan untuk membantu menjaga stamina selama menjalani aktivitas harian.

Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran, Volkswagen Siapkan Program Siaga untuk Pengguna ID Buzz

Atur Waktu Perjalanan

Mengelola waktu perjalanan juga menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan berkendara. Dengan perencanaan waktu yang baik, pengendara dapat menghindari kebiasaan terburu-buru di jalan.

Menjelang waktu berbuka puasa, kondisi lalu lintas biasanya menjadi lebih padat. Pengendara diimbau untuk tetap tenang dan tidak tergesa-gesa saat berkendara.

Jika masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba, pengendara juga disarankan membawa bekal ringan dan air minum sehingga dapat berhenti sejenak untuk berbuka puasa dengan aman.

Tetap Fokus Saat Lalu Lintas Padat

Padatnya arus kendaraan menjelang berbuka sering memicu emosi di jalan. Oleh karena itu, pengendara diingatkan untuk tetap menjaga fokus dan mengendalikan emosi selama perjalanan.

Selain itu, pengendara juga dianjurkan melakukan akselerasi secara halus serta menghindari pengereman mendadak agar situasi lalu lintas tetap kondusif.

Baca Juga: AHM Siap Dukung Kebutuhan Motor Operasional Koperasi Merah Putih

Gunakan Perlengkapan Berkendara

Keselamatan berkendara juga harus didukung dengan penggunaan perlengkapan yang tepat. Helm, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu merupakan perlengkapan yang dianjurkan untuk digunakan saat berkendara.

Pemilihan riding gear yang nyaman dan tidak terlalu panas juga penting selama menjalankan ibadah puasa agar energi tubuh tetap terjaga.

Pastikan Kendaraan dalam Kondisi Prima

Selain kesiapan pengendara, kondisi sepeda motor juga perlu diperhatikan. Pemeriksaan rutin sebelum berkendara dapat membantu memastikan kendaraan tetap dalam kondisi optimal.

Pengendara juga disarankan mengenali rute perjalanan dan mengantisipasi titik-titik rawan kemacetan. Jika memungkinkan, memilih jalur alternatif dapat membantu perjalanan menjadi lebih lancar selama bulan Ramadhan.

Tags:
Ramadhantips aman berkendaraberbuka puasaLalu Lintas Padat

Erwan Hartawan

Reporter

Muhammad Faiz Sultan

Editor