Kapolri mengungkap prediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 berlangsung dua periode akibat kebijakan WFH. Simak jadwal lengkap dan titik rawan kemacetan nasional. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Nasional

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Dua Gelombang, Catat Tanggalnya

Selasa 03 Mar 2026, 13:56 WIB

POSKOTA.CO.ID - Persiapan arus mudik Lebaran 2026 dan arus balik mulai dimatangkan pemerintah melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga.

Kepolisian Republik Indonesia memastikan berbagai skenario pengamanan telah disiapkan guna menjamin perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin rapat koordinasi lintas sektoral sebagai bagian dari kesiapan Operasi Ketupat 2026. Dalam rapat tersebut, Polri memprediksi puncak arus mudik maupun arus balik Lebaran tahun ini akan terjadi dalam dua gelombang berbeda.

Rapat koordinasi berlangsung di Auditorium Mutiara STIK-PTIK Lemdiklat Polri pada, Senin 2 Maret 2026, yang dihadiri sejumlah pejabat penting, termasuk Menko PMK Pratikno, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, serta unsur TNI, BNPB, BMKG, dan pimpinan BUMN sektor transportasi dan energi.

Baca Juga: Operasi Ketupat 2026 Digelar 13 Hari, 2.746 Posko Disiagakan Amankan Mudik Lebaran

Operasi Ketupat 2026 Digelar Selama 13 Hari

Sebanyak 302 peserta mengikuti rapat secara langsung, termasuk pejabat utama Mabes Polri dan Kapolda dari seluruh Indonesia. Sementara Kapolres dan jajaran Forkopimda daerah mengikuti kegiatan secara virtual.

Dalam struktur Operasi Ketupat 2026, Kapolri bertindak sebagai Penanggung Jawab Kebijakan Operasi (Bijakops), didampingi Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo sebagai wakil penanggung jawab. Pelaksanaan teknis operasi dipimpin Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho.

Operasi Ketupat 2026 dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Adapun gelar pasukan akan dilaksanakan pada 12 Maret 2026.

Kapolri menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh stakeholder demi menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama momentum Idul Fitri 1447 Hijriah dengan tagline nasional 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia.'

Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026

Kapolri menyampaikan bahwa arus mudik Lebaran tahun ini diperkirakan terjadi dalam dua gelombang, seiring kebijakan pemerintah terkait work from anywhere (WFH).

"Prediksi puncak arus mudik (gelombang pertama) ini kemungkinan terjadi di tanggal 14-15 Maret. Kemudian pemerintah melaksanakan WFH, biasanya antara tanggal 16 dan 17 (Maret). Sementara prediksi puncak arus mudik (kedua) ada di tanggal 18-19 Maret," kata Jenderal Sigit.

Selain faktor kebijakan kerja fleksibel, periode mudik juga berdekatan dengan Hari Raya Nyepi sehingga diperlukan pengaturan khusus penyeberangan Jawa Timur–Bali guna menghormati umat Hindu yang menjalankan ibadah.

Jadwal Perkiraan Puncak Arus Mudik 2026

Kementerian Perhubungan memperkirakan sebanyak 259 ribu kendaraan akan bergerak saat puncak arus mudik tersebut.

Baca Juga: THR Ojol Segera Cair Sebelum Lebaran, Batas Akhir H-7

Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2026

Selain arus mudik, Polri juga memproyeksikan lonjakan arus balik terjadi dalam dua periode berbeda. "Kemudian prediksi puncak arus balik yang pertama di tanggal 24 dan 25 Maret. Prediksi puncak arus balik kedua 28 sampai 29 Maret," ujarnya.

Jadwal Perkiraan Puncak Arus Balik

Data Kementerian Perhubungan memperkirakan puncak arus balik utama jatuh pada Senin, 24 Maret 2026 (H+3) dengan sekitar 285 ribu kendaraan.

Ribuan Posko Lebaran Disiapkan Polri

Untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat, Polri menyiapkan total 2.746 posko selama Operasi Ketupat berlangsung, terdiri dari:

"Ini kita juga sampaikan kepada pengemudi agar memanfaatkan fasilitas ini. Tolong nanti disosialisasikan, termasuk juga 343 Posko Terpadu, di mana pos ini merupakan pusat kendali operasi yang tentunya di dalamnya juga ada tempat rest area dan berbagai macam layanan yang kita siapkan bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik dan balik," ujar Sigit.

Pengamanan juga tidak hanya difokuskan pada jalur transportasi, tetapi mencakup 121.803 masjid lokasi salat Id serta lebih dari 4.000 objek wisata yang diprediksi ramai selama libur Lebaran.

Baca Juga: Pemerintah Imbau Jemaah Umrah WNI untuk Menunda Keberangkatan dan Tetap Tenang di Tengah Konflik Timur Tengah

Titik Rawan Macet dan Rekayasa Lalu Lintas

Polri mengidentifikasi sejumlah titik bottleneck yang berpotensi menimbulkan kepadatan kendaraan, terutama di:

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas seperti sistem one way, contraflow, hingga ganjil-genap berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB).

Momentum mudik bukan hanya perjalanan pulang kampung, tetapi juga tradisi nasional yang membutuhkan kesiapan infrastruktur, pengamanan, serta disiplin masyarakat agar perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan selamat hingga kembali ke rumah masing-masing.

Tags:
Puncak Arus Mudik 2026Puncak Arus Balik Lebaran 2026Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026Operasi Ketupat 2026Listyo Sigit PrabowoLebaran 2026arus mudik Lebaran 2026

Aldi Harlanda Irawan

Reporter

Aldi Harlanda Irawan

Editor