Makna gerhana bulan total saat Ramadhan. (Sumber: Pexels/Alex Fu)

RAMADHAN

Gerhana Bulan saat Ramadhan Pertanda Apa? Ini Maknanya yang Perlu Diketahui

Selasa 03 Mar 2026, 11:16 WIB

POSKOTACOID - Fenomena Gerhana Bulan Total akan berlangsung pada hari ini, Selasa, Maret 2026 yang bertepatan dengan malam ke-14 Ramadhan.

Gerhana Bulan Total atau yang juga sering disebut Blood Moon dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia.

Masyarakat dapat melihat langsung Gerhana Bulan, baik dengan mata telanjang maupun bantuan alat.

Baca Juga: Jadwal Salat Gerhana Bulan 3 Maret 2026 Terbaru: Waktu, Niat, dan Cara Pelaksanaannya

Selain itu, Kementerian Agama (Kemenag) RI juga mengajak masyarakat untuk melaksanakan salat gerhana bertepatan dengan terjadinya fenomena langit ini.

“Kami menginstruksikan agar pelaksanaan Salat Gerhana dapat dikoordinasikan dengan baik dan dilaksanakan sesuai dengan perkiraan waktu terjadinya gerhana di masing-masing daerah,” ujar Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat dalam keterangannya, seperti dikutip dari laman resmi Kemenag, Selasa, 3 Maret 2026.

Adanya fenomena Gerhana Bulan Total yang terjadi bertepatan saat pelaksanaan  ibadah puasa Ramadhan ini membuat umat Islam bertanya-tanya mengenai kemungkinan arti khusus dari fenomena ini.

Lantas, apa arti Gerhana Bulan Total yang terjadi saat Ramadhan?

Baca Juga: Prediksi Malam Lailatul Qadar 2026, Ini Daftar Malam Ganjil di 10 Hari Terakhir Ramadhan

Makna Gerhana Bulan saat Ramadhan

Berdasarkan keterangan BMKG, Gerhana Bulan Total terjadi ketika posisi Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis sejajar.

“Hal ini membuat Bulan masuk sepenuhnya ke dalam bayangan inti (umbra) Bumi. Fenomena ini menyajikan pemandangan yang indah; jika langit cerah, Bulan akan terlihat berwarna merah saat puncak gerhana terjadi,” kata Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, seperti dihimpun dari situs BMKG.

Sementara itu, perlu diketahui bahwa peristiwa gerhana bulan total yang terjadi bertepatan dengan Ramadhan bukan kali pertama terjadi sehingga tidak ada makna atau tafsir khusus.

Baca Juga: Malam Nuzulul Quran 2026 Jatuh Kapan? Simak Penjelasan Tanggal dan Sejarah Lengkap

Imam Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menegaskan bahwa kepercayaan yang menyangkut pautkan antara fenomena langit, seperti gerhana dengan peristiwa tertentu, haik kematian, kelahiran, panjang umur, maupun peristiwa khusus lainnya tidak memiliki dasar dalam Islam dan hanya bagian sisa kepercayaan jahiliah yang sebaiknya tidak diikuti.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, mengatakan Gerhana Bulan merupakan fenomena alam yang harus dimaknai untuk mengingat kebesaran Allah SWT.

Oleh karena itu, umat Islam diimbau untuk melaksanakan salat gerhana sebagai bentuk muhasabah diri.

“Gerhana bulan adalah tanda kebesaran Allah Swt. Karena itu, kami mengimbau umat Islam di wilayah yang mengalaminya untuk melaksanakan salat gerhana sebagai bentuk ibadah dan muhasabah diri,” kata Arsad.

Tata Cara Salat Gerhana

Merangkum dari laman resmi Kemenag, berikut ini panduan lengkap salat gerhana yang dapat diikuti oleh umat Islam.

1. Niat shalat gerhana yang dibarengi dengan takbiratul ihram. Adapun lafal niatnya adalah sebagaimana berikut:

أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ لله تَعَالَى 

Ushallî sunnatal khusûf rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ. 

Artinya, “Saya niat shalat sunah gerhana bulan dua rakaat karena Allah SWT.”

2. Membaca doa Iftitah.
3. Membaca Ta’awudz dan Al-Fatihah.
4. Membaca surat Al-Qur’an dengan jahr (lantang).
5. Rukuk pertama (lama).
6. Bangkit dari ruku (I‘tidal).
7. Membaca surat Al-Fatihah kembali. 
8. Membaca surat yang lebih pendek dari surat pada poin 4.
9. Rukuk kedua (lebih singkat dari rukuk pertama).
10. Bangkit dari ruku (I‘tidal).
11. Sujud pertama.
12. Duduk di antara dua sujud.
13. Sujud kedua.

Waktu Gerhana Bulan Total Hari Ini

Berikut ini waktu terjadinya Gerhana Bulan Total pada hari ini, seperti yang dikutip dari website resmi BMKG.

Gerhana Penumbra Mulai (P1)

Gerhana Sebagian Mulai (U1)

Gerhana Total Mulai (U2)

Puncak Gerhana

Gerhana Total Berakhir (U3)

Gerhana Sebagian Berakhir (U4)

Gerhana Penumbra Berakhir (P4)

Tags:
RamadhanMakna Gerhana Bulan saat RamadhanGerhana Bulan TotalGerhana BulanBlood Moon

Kamila Sayara Avicena

Reporter

Kamila Sayara Avicena

Editor