POSKOTA.CO.ID - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mulai mempersiapkan pengamanan besar-besaran menghadapi libur Idulfitri 1447 Hijriah.
Lonjakan mobilitas masyarakat selama musim mudik menjadi perhatian utama aparat keamanan agar perjalanan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Melalui operasi terpusat bertajuk Operasi Ketupat 2026, Polri mengerahkan ratusan ribu personel gabungan untuk menjaga keamanan masyarakat di berbagai titik strategis di seluruh Indonesia.
Operasi ini tidak hanya berfokus pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga memastikan keamanan tempat ibadah, transportasi umum, hingga destinasi wisata selama periode Lebaran.
Baca Juga: Konflik Iran Memanas, MUI Minta RI Cabut Keanggotaan dari Board of Peace
Operasi Ketupat 2026 Berlangsung 13 Hari
Poskota melansir dari laman tribatanews.polri.go.id, Polri mengerahkan sebanyak 161.243 personel untuk mengamankan pergerakan masyarakat selama libur Idulfitri. Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menjelaskan bahwa Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari dengan cakupan pengamanan yang sangat luas.
Sebanyak 185.608 objek menjadi sasaran pengamanan, meliputi masjid, lokasi salat Idulfitri, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, hingga kawasan wisata yang diprediksi ramai dikunjungi masyarakat.
"Nanti ada beberapa kegiatan-kegiatan manajemen rekayasa arus lalin di jalur tol antara lain nanti berupa ganjil genap akan juga dilaksanakan, kemudian one way, contraflow, delaying system, juga ada buffer zone di pelabuhan," jelas Wakapolri di PTIK, Jakarta, Senin 2 Maret 2026.
Prediksi Pergerakan Pemudik Capai 143,9 Juta Orang
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan saat libur Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 143,9 juta orang.
Angka tersebut sedikit menurun dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta pemudik. Meski demikian, Polri tetap menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi lonjakan mobilitas di lapangan.
"Ya, dibandingkan tahun 2025 yang lalu, dari hasil survei Kementerian Perhubungan, sebanyak 146,4 juta orang. Namun demikian, kita tetap perlu mengantisipasi apabila terjadi peningkatan dalam realita pergerakan," ungkap Wakapolri.
Ribuan Posko Disiapkan di Jalur Mudik
Operasi Ketupat 2026 akan digelar pada 13-25 Maret 2026 dengan dukungan ribuan posko pelayanan bagi masyarakat. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebutkan bahwa total 2.746 posko telah disiapkan, terdiri dari:
- 1.624 pos pengamanan
- 779 pos pelayanan
- 343 pos terpadu
"Di mana 1.624 bentuknya adalah Pos Pam dimana kegiatannya lebih banyak sebagai pusat informasi dan juga kegiatan-kegiatan gatur lalin," ujar Listyo dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Bidang Operasional Tahun 2026 di Auditorium Mutiara STIK-PTIK, Senin 2 Maret 2026.
Pos pelayanan difungsikan sebagai tempat istirahat bagi pengemudi yang mengalami kelelahan selama perjalanan mudik. Sementara itu, pos terpadu dilengkapi berbagai fasilitas tambahan guna meningkatkan kenyamanan para pemudik.
Kapolri juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan oleh pemerintah dan aparat keamanan.
Personel Gabungan Dikerahkan ke Titik Strategis
Dalam pelaksanaannya, Operasi Ketupat 2026 melibatkan unsur gabungan dari Polri, TNI, serta berbagai instansi terkait dan stakeholder lainnya.
"Ada 161 ribu personel gabungan, terdiri dari Polri, kemudian TNI, instansi terkait, dan seluruh stakeholder. Dan ini tentunya kita harapkan untuk betul-betul bisa bekerja sama dengan maksimal untuk keberhasilan di pelayanan arus mudik maupun arus balik," terang Listyo.
Personel tersebut akan ditempatkan di berbagai lokasi strategis guna memastikan keamanan masyarakat selama periode mudik dan perayaan Lebaran.
Baca Juga: Hadiri Pemakaman Try Sutrisno, SBY dan LBP Kenang Keteledanan Almarhum
Fokus Pengamanan di 185 Ribu Lebih Objek Publik
Pengamanan difokuskan pada sejumlah fasilitas publik yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat. Mulai dari tempat ibadah, objek wisata, pusat perbelanjaan, hingga simpul transportasi nasional menjadi prioritas utama.
Sebelumnya, Polri bersama kementerian dan lembaga terkait telah menyusun strategi pengamanan nasional guna mendukung kelancaran arus mudik balik Lebaran 2026.
Melalui Operasi Ketupat 2026, pemerintah berharap masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman, nyaman, serta meminimalkan risiko kemacetan maupun kecelakaan selama momentum Idulfitri 1447 Hijriah.