POSKOTA.CO.ID - Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah serangan gabungan militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Situasi ini turut menjadi perhatian pemerintah Indonesia, khususnya bagi ribuan warga negara Indonesia (WNI) yang saat ini berada di kawasan Timur Tengah atau wilayah Arab Saudi.
Menanggapi perkembangan tersebut, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh mengeluarkan imbauan resmi agar seluruh WNI di Arab Saudi untuk tetap tenang, tidak panik, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika keamanan di wilayah tempat tinggal masing-masing.
KBRI Riyadh menegaskan bahwa hingga saat ini kondisi di wilayah Arab Saudi masih terkendali. Namun, WNI tetap diminta mengikuti perkembangan informasi secara aktif dan mematuhi arahan otoritas setempat demi menjaga keselamatan bersama.
Baca Juga: Siapa Pemimpin Iran Sebenarnya? Ini Perbedaan Kekuasaan Ali Khamenei dan Presiden Masoud Pezeshkian
Imbauan Keamanan Imbas Konflik Timur Tengah
Imbauan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya tensi kawasan setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada, Sabtu 28 Februari 2026.
Serangan itu disebut sebagai aksi militer kedua Amerika Serikat di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump setelah operasi serupa pada Juni 2025. Sebelumnya, Amerika Serikat dan Iran sempat menjalani tiga putaran perundingan tidak langsung terkait program nuklir Iran yang dimediasi Oman.
Namun situasi kembali memanas setelah Iran melakukan serangan balasan yang menargetkan sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Kondisi tersebut membuat berbagai negara meningkatkan kewaspadaan, termasuk pemerintah Indonesia melalui KBRI Riyadh.
KBRI Riyadh Minta WNI Aktif Pantau Informasi Resmi
Dalam pernyataan resminya, KBRI Riyadh menekankan pentingnya WNI hanya mengakses informasi dari sumber resmi dan terpercaya. Masyarakat juga diimbau mengikuti seluruh arahan pemerintah Arab Saudi serta perwakilan diplomatik Indonesia.
KBRI memastikan pihaknya terus memantau situasi keamanan secara saksama dan melakukan koordinasi intensif dengan otoritas terkait guna memastikan perlindungan maksimal bagi WNI.
Selain meningkatkan kewaspadaan, KBRI Riyadh kembali mengingatkan seluruh WNI agar segera melakukan lapor diri, terutama bagi mereka yang belum terdaftar.
Proses lapor diri dapat dilakukan secara daring melalui laman Peduli WNI milik Kementerian Luar Negeri. Langkah ini dinilai penting untuk memudahkan komunikasi, pendataan, serta penanganan cepat apabila terjadi kondisi darurat.
Baca Juga: Siapa Sosok Pengganti Ali Khamenei Usai Tewas Dibunuh AS-Israel?
7 Imbauan Penting KBRI Riyadh untuk WNI di Wilayah Arab Saudi

Berikut tujuh poin imbauan resmi KBRI Riyadh yang wajib diperhatikan WNI di wilayah Arab Saudi:
- Tetap tenang dan tidak panik, namun senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi di sekitar domisili masing-masing.
- Memantau informasi dari sumber resmi dan terpercaya, serta senantiasa mematuhi arahan dan imbauan dari otoritas Pemerintah Arab Saudi dan KBRI Riyadh.
- Memastikan telah melakukan lapor diri ke KBRI Riyadh. Bagi WNI yang belum melakukan lapor diri, agar segera mendaftarkan diri melalui laman: https://peduliwni.kemlu.go.id/beranda.html.
- Bergabung dalam grup WhatsApp resmi paguyuban WNI di wilayah masing-masing, guna memudahkan koordinasi dan penyampaian informasi penting dari KBRI Riyadh.
- Menyiapkan dan menyimpan dokumen penting seperti paspor, iqama, dan dokumen identitas lainnya dalam bentuk fisik dan digital yang mudah diakses jika diperlukan sewaktu-waktu.
- Menunda perjalanan yang tidak mendesak ke negara atau wilayah yang berpotensi terdampak eskalasi situasi keamanan. Bagi WNI yang memiliki rencana penerbangan, agar segera menghubungi pihak maskapai untuk mendapatkan informasi terkini terkait jadwal dan status penerbangan.
- Dalam keadaan darurat, WNI dapat menghubungi hotline KBRI Riyadh di nomor Whatsapp +966 569173990.
Sebagai langkah antisipasi, KBRI Riyadh menyediakan layanan hotline darurat yang dapat dihubungi kapan pun oleh WNI yang membutuhkan bantuan atau menghadapi situasi mendesak.
Perwakilan diplomatik Indonesia tersebut juga menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh WNI di Arab Saudi dengan memantau perkembangan situasi keamanan secara berkelanjutan.
Di tengah ketidakpastian situasi kawasan, pemerintah Indonesia mengingatkan bahwa kewaspadaan, komunikasi aktif, serta kepatuhan terhadap imbauan resmi menjadi kunci utama menjaga keselamatan WNI di luar negeri.